Hatnati Anggota DPRD Kobar: Pelaku UMKM Sangat Membutuhkan Modal Usaha

Hj. Hatnati Anggota DPRD Partai Gerindra.

PANGKALAN BUN – Para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) khususnya di Kota Pangkalan Bun pasca pandemi Covid-19 tampaknya semakin bertambah.

“Buktinya, kalau ada acara khusus seperti pameran, malam begoyap, bahkan di Taman Kota Manis Pangkalan Bun dekat Tugu Pancasila jumlah pedagang yang tergabung di UMKM semakin bertambah,” kata Hj. Hatnati Anggota DPRD dari Partai Gerindra.

Semakin berkembangnya para pelaku UMKM di Kobar, khususnya di Kota Pangkalan Bun, Hj. Hatnati juga mengapresiasi kepada Pemkab Kobar, khususnya dinas terkait yang telah memberi pembinaan kepada para pelaku UMKM.

BACA JUGA:   Orangutan di TNTP Kabupaten Kobar ‘Merana’, Ditinggalkan Prof DR Birute Mary F Galdikas yang Sudah Usia Tua

“Namun masih ada para pelaku UMKM, yang mengeluhkan tentang permodalannya. Hal ini tentu juga harus mendapat perhatian khusus dari dinas terkait,” ujar Hj. Hatnati.

Menurut Hj. Hatnati, terkait dengan keluhan sejumlah pelaku UMKM tentang permodalan, pihaknya menghimbau kepada Perusahaan Umum Milik Daerah (Perumda) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Marunting Sejahtera, harus meningkatkan pinjaman kepada para pelaku UMKM, antara lain juga pelayanannya dipermudah dan suku bunganya rendah.

BACA JUGA:   DPRD Apresiasi Langkah Cepat Dinas Perkim Perbiaki Jembatan Raja Seberang 

“Bagi para pelaku UMKM yang akan mendapat pinjaman dengan suku bunga rendah, untuk membuat persyaratannya tentunya juga harus mendapat bimbingan dari dinas terkait, seperti Disperindagkop dan UMKM,” ucap Hj. Hatnati.

Seraya menambahkan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan BPR Marunting. “Jadi terkait dengan pemberian modal usaha, sebenarnya pihak BPR Marunting Sejahtera, siap saja memberi bantuan pinjaman modal usaha, tapi secara administrasi para pelaku UMKM harus melengkapi persyaratannya,” pungkas Hj. Hatnati. (Man).

(Visited 7 times, 1 visits today)