Kades Risa Harap Mahasiswa Terus Menggali Ide Cemerlang untuk Membangun Desa

IST/BERITA SAMPIT - Suasana diskusi publik Persatuan Mahasiswa Risa (PMR), Kecamatan Woha, Kabupaten Bima.

BIMA – Persatuan Mahasiswa Risa (PMR), Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar diskusi publik dengan tema Pemuda Bergerak: Menata Pembangunan Indonesia dari Desa, di Aula Kantor Desa Risa, Kamis 19 Januari 2023.

Kegiatan ini dihadiri oleh unsur pemerintah desa setempat, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, pemuda dan mahasiswa. Turut hadir juga sejumlah aktivis dari berbagai organisasi kemahasiswaan.

Penyelenggaraan diskusi publik diawali dengan pembacaan Kalam Ilahi, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan selanjutnya laporan Ketua Panitia oleh Selvia Ayudhia. Lalu, sambutan pihak penyelenggara disampaikan oleh Ketua PMR, Irwanto.

Berikutnya, sambutan BPD Risa diwakili oleh Abdul Faris, S.Pd. Acara diskusi publik dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Risa, Mukhrim H. Ismail.

BACA JUGA:   Angkatan 012 Pesta Gol ke Gawang Angkatan 010

Dalam sambutannya, Mukhrim mengungkapkan rasa bahagia dengan kehadiran mahasiswa, sehingga bisa saling mendukung dalam proses pembangunan desa melalui kolaborasi dan sinergi yang didedikasikan untuk kepentingan masyarakat.

Mukhrim juga berharap para peserta diskusi agar terus menggali gagasan cemerlang, kemudian ikut bersama menata pembangunan bangsa Indonesia dimulai dari desa, sesuai dengan napas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Pada sesi diskusi, Harun bertindak sebagai moderator. Diskusi publik tersebut menghadirkan narasumber pertama Mawardin Sidik, Direktur Eksekutif Semar Political Institute (SPIN) yang concern pada persoalan kebijakan pembangunan, politik, dan demokrasi.

Mawardin menyampaikan, catatan refleksi dan proyeksi pembangunan yang berorientasi pada desa termasuk bagaimana memperkuat aktor demokratisasi desa, dan pentingnya peran pemuda dalam memajukan desa melalui ide-ide progresif, semangat kebersamaan dan aksi konkret.

BACA JUGA:   Penghijauan Wilayah Pegunungan di Desa Lere yang di Fasilitasi Pihak Asing Dibatalkan, Ada Apa?

Narasumber kedua yakni Arif Sofyandi, S.Kep., M.KM, seorang dosen sekaligus penulis. Arif Sofyandi memaparkan materi mengenai peran mahasiswa dalam membangun desa yang berkemajuan di bidang pendidikan, keagamaan, ekonomi kreatif dan olahraga.

Acara berikutnya, yaitu penyerahan cinderamata dari Sukiman, S.Sos (Dewan Pembina PMR sekaligus pegiat lingkungan hidup) kepada Mawardin Sidik. Disusul dengan penyerahan cinderamata dari Mukhrim H. Ismail (Kades Risa) kepada Arif Sofyandi.

Dengan adanya acara diskusi publik tersebut diharapkan bisa membawa dampak yang signifikan bagi penguatan literasi, pengayaan wawasan tentang potensi desa, dan praktisnya pemuda bergerak untuk kemajuan desa. (Red)

(Visited 11 times, 1 visits today)