Dua Hari di Desa Tumbang Ponyoi, Bupati Gunung Mas Tinjau Infrastruktur Jalan dan Jembatan di DAS Hamputung

IST/BERITA SAMPIT - Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong saat melakukan pemantauan keadaan Dam air bersih di Sungai Rukap Desa Tumbang Ponyoi, Kecamatan Kahaya Hulu Utara.

KUALA KURUN – Bupati Gunung Mas, Kaliamantan Tengah Jaya Samaya Monong melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Desa Tumbang Ponyoi Kecamatan Kahayan Hulu Utara (Kahut). Dalam kunjungan yang dilakukanya tersebut untuk melihat langsung kondisi infrastruktur jalan dan jembatan desa di Daerah Aliran Sungai (DAS) Hamputung.

Jaya yang didampingi anggota Dewan Perwakilan rakyat Daerah (DPRD) Gunung Mas Evandi Juang, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Baryen, Plt Kepala Bidang Bina Marga Bambang Jaya, dan beberapa personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menginap selama dua hari di daerah tersebut.

Pada kunker nya, Jaya bersama rombongan menempuh perjalanan darat menggunakan mobil double gardan dari Desa Dandang ke Desa Tumbang Ponyoi dengan waktu tempuh kurang lebih dua jam, melewati jalanan berbukit dan berlumpur.


Setibanya di Desa Tumbang Ponyoi, Jaya dan rombongan di sambut oleh Camat Kahut Efendi W Rasa, Kepala Desa Tumbang Ponyoi Melky Sudiarjo dan beberapa kades, serta tradisi adat potong pantan. Jaya selanjutnya menyapa dan menyalami masyarat desa yang antusias menyambut kedatangannya.

Selepas ibadah syukur keluarga Melky Sudiarjo, Jaya bersama rombongan didampingi Efendi W Rasa dan beberapa kades mengunjungi dam air bersih Sungai Rukap Desa Tumbang Ponyoi, dilanjutkan dengan berjalan kaki memantau rumah masyarat tidak layak huni.

Orang nomor satu di Kabupaten Gunung Mas ini menyebutkan, pihaknya bersama rombongan melihat langsung kondisi infrastruktur jalan dan jembatan desa di DAS Hamputung, yakni Desa Tumbang Tajungan, Tumbang Takaoi, Tumbang Korik dan Tumbang Ponyoi, kemudian melihat dam air bersih Sungai Rukap, dan melihat rumah masyarakat tidak layak huni yang nantinya masuk program bedah rumah.

“Kita bersama-sama tadi sudah meninjau dam air bersih Sungai Rukap Desa Tumbang Ponyoi, selanjutnya akan disusun dalam sebuah perencanaan yang nantinya dituangkan dalam sebuah proposal, yang selanjutnya akan diusulkan kepada pihak Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang berinvestasi di wilayah Kecamatan Kahayan Hulu Utara, untuk mendukung pembangunan melalui dana Corporate Social Responsibiliy (CSR),” ungkap Jaya Samaya Monong.

Dukungan perusahaan kata Jaya, mulai dari penyiapan pipa sampai ke sambungan rumah masyarakat, dan meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gunung Mas untuk melakukan pengkajian soal kualitas air sebelum dikonsumsi masyarat setempat.

“Saya ingin semua masyarakat yang ada di beberapa desa ini mendapatkan air bersih dari dam Sungai Rukap dengan dukungan CSR PBS. Di mana dana CRS ini juga akan di pergunakan juga pada penanganan jalan dan jembatan desa di DAS Hamputung. Nanti kita akan usulkan kan ke PBS untuk mendukung penanganan jalan dan jembatan yang rusak melalui CSR,” tuturnya.

Dikatakannya, sebuah keniscayaan bagi PBS khususnya di wilayah Kahayan Hulu Utara untuk mendukung penanganan jalan dan jembatan yang rusak demi kepentingan masyarakat mengingat terbatasnya nggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

“Beberapa kali kita Pemerintah Kabupaten Gunung Mas sampaikan ke mereka PBS di wilayah Gunung Mas bahwa kita mendukung investasi yang masuk, dengan tidak sekedar mengejar keuntungan, tapi melaksanakan kewajibannya, mendukung pembangunan demi kemaslahatan masyarakat dan wilayah ini,” sebutnya.

“Tapi jika mereka hanya mengejar keuntungan dan mengabaikan tanggung jawabnya sosial dan lingkungan, kita persilahkan mereka hengkang dari wilayah ini, karena kita menginginkan investasi yang sehat, investasi yang memperhatikan kepentingan masyarakat,” sambung Jaya Samaya Monong.

Pemerintah Kabupaten Gunung Mas telah beberapa kali melakukan komunikasi dengan pimpinan PBS untuk merealisasikan CSR guna mendukung pembangunan pada bidang pendidikan, kesehatan, fasilitas keagamaan, perbaikan jalan dan jembatan serta bidang lainnya yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

Jaya Samaya Monong bersama rombongan bermalam di rumah Kades Tumbang Ponyoi, hasupa hasundau dengan masyarakat desa setempat dan mendengarkan apa yang menjadi harapan bagi masyarat. Jaya berkomunikasi dengan masyarat setempat menggunakan bahasa Ot Danum. (Ale)

Follow Berita Sampit di Google News