PALANGKA RAYA – Anggota Komisi IV DPRD Kalteng Henry M Yoseph berharap, agar instansi terkait dapat segera memperbaiki ruas jalan yang amblas atau longsor.
Hal ini disampaikannya saat mengomentari amblasnya ruas jalan nasional di Km 62 yang menghubungkan Kota Puruk Cahu Kabupaten Murung Raya dan Muara Teweh, Ibu Kota Kabupaten Barito Utara.
“Kami harapkan segera ada penanganan. Karena kalau tidak sangat membahayakan pengendara yang melintas di sana,” ucapnya, Rabu 12 Juli 2023.
Kata Dia, jangan sampai ada korban kecelakaan baru ada perbaikan. Kepada masyarakat yang melintasi ruas tersebut agar berhati-hati.
“Saya meminta dinas dan instansi terkait, khususnya dinas pekerjaan umum dan perhubungan dapat memasang rambu-rambu kalau ada tanah yang longsor atau amblas,” tegasnya.
Tujuannya, agar pengendara bisa mengurangi kecepatan dan meminimal terjadinya kecelakaan fatal di ruas jalan rusak tersebut.
“Diharapkan pengendara waspada dan ekstra berhati-hati saat melintasi ruas jalan tersebut, apalagi saat malam, karena tidak ada penerangan jalan umum di sekitar tanah longsor tersebut. Sangat berbahaya untuk dilewati sebelum adanya perbaikan secara permanen,” ujarnya.
Dia menambahkan, bahwa amblasnya jalan tersebut di duga karena setelah adanya hujan lebat yang menyebabkan jalan tersebut longsor parah.
Kata Dia, kalaupun jalan yang amblas tersebut tidak bisa langsung diperbaiki, paling tidak, segera dipasangi rambu-rambu peringatan di lokasi karena sangat berbahaya, agar tidak ada korban saat melintasi jalan tersebut.
Sebab kedalaman longsor yang mematahkan badan jalan lumayan dalam, sekitar dua meter dan lebar jalan yang amblas tidak kurang dari tiga meter.
“Masyarakat yang melintasi jalan tersebut harus berhati-hati karena ada juga retakan aspal jalan yang sudah mulai renggang dan dikhawatirkan ikut amblas jika dilewati kendaraan dengan beban yang berat,” ungkapnya.
Selain itu, saat ini sudah separuh lebih badan jalan amblas dan longsor ke arah jurang yang ada di sebelah jalan. Sedangkan sisa badan jalan yang ada juga sangat berbahaya untuk dilintasi karena sudah gerowong atau berongga yang terbentuk di bawah badan jalan akibat guyuran air hujan beberapa hari ini.
Ia juga mengimbau bagi pengendara yang dari arah Palangka Raya maupun arah sebaliknya di harap berhati-hati karena ada lobang yang cukup dalam di dekat muara windu BGA Pundu, Kabupaten Kotim.
“Berkaitan adanya informasi dari warga terkait lubang jalan yang sangat besar di dekat muara windu BGA Pundu, Kabupaten Kotim, warga yang melintas juga diharapkan berhati-hati. Kepada instansi setempat agar juga segera memperbaiki,” tandasnya. (Hardi).











