Demo Tuntut Plasma Sawit di Seruyan Berakhir Ricuh, Mes Karyawan dan Sekolah Ikut Dibakar

KUALA PEMBUANG – Aksi ratusan warga yang menuntut realisasi kewajiban plasma 20 persen dari perusahaan PT Haparan Masawit Bangun Persada I (PT HMBP), Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng) berakhi ricuh.

Kericuhan itu terjadi di areal PT HMBP. Akibatnya massa aksi yang berjumlah ratusan tersebut melakukan perusakan mes karyawan hingga sekolah ikut dibakar, Jumat 22 September 2023.

Diketahui massa menuntut terkait pemberian Kebun plasma 20 persen dari luasan Hak Guna Usaha (HGU) PT HMBP I.

Kapolres Seruyan AKBP Ampi Mesias Von Bulow saat dihubungi membenarkan perihal kericuhan yang terjadi di PT HMBP itu. Saat ini pihaknya telah menerjunkan 475 personel untuk bersiaga di lokasi kejadian.

“475 personel, ijin mas,” kata AKBP Ampi Mesias Von Bulow saat dikonfirmasi Berita Sampit melalui pesan WhatsApp.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun mes karyawan dan sejumlah aset milik perusahaan akan dibakar habis oleh massa aksi.

“Memang nggak diganggunya karyawan tapi aset perusahaan. Mes atau barak akan di bakar habis oleh pendemo,” katanya.

Saat ini sejumlah karyawan PT HMBP tengah bersembunyi untuk mengamankan diri karena khawatir menjadi korban dari massa aksi yang mengamuk.

“Saat kami datangpun para karayawan lari sembunyi, setelah liat kami baru pada muncul trauma, kasian,” ungkapnya.

Sementara itu, dalam video yang beredar di linimasa, terlihat sebuah mobil pickup mencoba menerobos barisan Brimob yang tengah bersiaga dengan tameng namun berhasil dihalau dengan menggunakan tembakan.

Di dalam video lainnya, terlihat sejumlah tempat yang diduga mes karyawan dalam kondisi dibakar oleh massa aksi.

baca juga ...  Pawai Hut RI ke-73 di Kotim Bakal Meriah, Pemkab Siapkan Bendera 500 Meter
Bagikan:
Berita Populer