SAMPIT – Kebakaran menghanguskan sebuah bangunan semi permanen di Jalan Niaga, Kelurahan Bengkuang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang (MB Ketapang), Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu 7 November 2026 siang.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim bergerak cepat setelah menerima laporan kebakaran dari warga bernama Fajar pada pukul 14.18 WIB.
Hanya berselang dua menit, petugas langsung berangkat menuju lokasi kejadian dan tiba pada pukul 14.29 WIB. Operasi pemadaman dimulai pukul 14.30 WIB.
Di bawah komando Kepala Regu III, Harianto, petugas mengerahkan sejumlah armada, yakni Mobil Tangki Pemadam Kebakaran 13, Mobil Unit Pemadam Kebakaran 05, serta kendaraan Hilux Rescue.
Berkat kesigapan petugas, api berhasil dilokalisir pada pukul 14.36 WIB. Selanjutnya, dilakukan proses pendinginan dan pemeriksaan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Operasional penanganan dinyatakan selesai pada pukul 14.48 WIB. Setelah memastikan situasi aman, seluruh personel kembali ke Markas Komando Disdamkarmat Kotim dan tiba pukul 15.16 WIB.
Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar merupakan satu bangunan semi permanen berukuran sekitar 6 x 4 meter. Bangunan tersebut diketahui milik Masrani (65) dan Bulan (60).
Tidak terdapat objek lain yang terdampak dalam kejadian tersebut. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka. Sementara itu, penyebab kebakaran masih belum diketahui dan taksiran kerugian material belum dicantumkan dalam laporan.
Selain Regu III, penanganan kebakaran juga mendapat dukungan personel Regu I, Sektor Eka Bahurui, serta Peleton I Disdamkarmat Kotim.
Kepala Disdamkarmat Kotim, Akhmad Taufik, S.T., M.T., mengapresiasi kesigapan personel yang bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat.
Ia mengatakan, kecepatan respons dan koordinasi antarpersonel menjadi faktor penting dalam mengendalikan kebakaran sehingga tidak meluas ke bangunan maupun objek lain di sekitarnya.
“Kami selalu menekankan kepada seluruh personel agar sigap dan responsif setiap menerima laporan kebakaran. Kecepatan menuju lokasi, ketepatan dalam melakukan pemadaman, serta koordinasi di lapangan sangat penting untuk mencegah api semakin meluas,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan tempat tinggal maupun tempat usaha.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan kondisi instalasi listrik, peralatan elektronik, serta sumber api dalam keadaan aman. Apabila menemukan kejadian kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secepat mungkin,” tambahnya.
Disdamkarmat Kotim memastikan pelayanan pemadaman dan penyelamatan kepada masyarakat terus dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi keadaan darurat.
(Jimmy)











