Enam Desa di Pulang Pisau Disiapkan Miliki Paket Wisata yang Bernilai Jual

IST/BERITASAMPIT - Foto bersama usai FGD Pengembangan Paket Wisata Berbasis Potensi Desa yang digagas Disbudporapar Pulang Pisau.

PULANG PISAU – Pengembangan pariwisata desa di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, diarahkan tidak sekadar mengandalkan keindahan alam maupun keunikan budaya, tetapi juga kemampuan mengemas potensi lokal menjadi paket wisata yang menarik dan bernilai ekonomi. Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Pulang Pisau, Andriani, menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar desa wisata mampu berkembang dan menarik lebih banyak kunjungan wisatawan.

Sementara itu, Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Disbudporapar Pulang Pisau, Susantie, mengatakan, penyusunan paket wisata membutuhkan pemahaman mengenai cara menggali potensi, menentukan daya tarik utama, menyusun pengalaman perjalanan hingga memperhatikan kualitas pelayanan. Keramahtamahan atau hospitality juga menjadi unsur penting karena pengalaman wisatawan tidak hanya ditentukan oleh destinasi, tetapi juga interaksi dengan masyarakat setempat.

Hal tersebut disampaikan saat digelarnya kegiatan FGD Pengembangan Paket Wisata Berbasis Potensi Desa, Sabtu 7 November 2026.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta memperoleh tambahan wawasan dan pengetahuan dalam mengidentifikasi potensi desa, kemudian mengemasnya menjadi paket wisata yang menarik, berkualitas, dan memiliki nilai jual,” ujarnya.

Dalam pemaparan materi, para narasumber turut membahas strategi pemasaran dan promosi destinasi, penyusunan paket perjalanan, serta peningkatan kualitas pelayanan wisata. Pengetahuan tersebut diharapkan membantu pemerintah desa, Pokdarwis, dan BUMDes memahami bahwa pengembangan pariwisata membutuhkan perencanaan, pembagian peran, serta pengelolaan yang berkesinambungan, bukan hanya menyediakan tempat untuk dikunjungi.

Disbudporapar Pulang Pisau berharap enam desa wisata yang terlibat dapat menindaklanjuti hasil diskusi dengan menyusun produk wisata sesuai karakteristik wilayah masing-masing. Dengan pengelolaan yang terarah dan keterlibatan masyarakat, potensi desa diharapkan tidak hanya menjadi daya tarik kunjungan, tetapi juga membuka peluang usaha, menciptakan aktivitas ekonomi baru, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat. (denny)

baca juga ...  Bupati Pulang Pisau Ajak ASN Jadikan Ramadan Momentum Tingkatkan Integritas Kerja
Bagikan:
Berita Populer