SAMPIT – Seorang nenek dan cucunya nyaris terpanggang api saat rumah yang ditempatinya terbakar, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.15 WIB, Kamis 18 Januari 2024.
Menurut Dandi bahwa saat itu dirinya keluar rumah bersama sang ibu, tiba-tiba di telpon bahwa tempat tinggal neneknya terbakar.
“Saya langsung bergegas ke lokasi, kami mencari nenek kami dan adik sepupu saya namun sempat tidak ketemu,” bebernya usai berjibaku memadamkan api.
Seorang wanita juga histeris menangis mengaku saat itu tidak berada di rumah, setelah ia pulang melihat api sudah besar.
Ia menangis histeris dan menanyakan keberadaan ibunya dan keponakannya yang diketahui masih berada di dalam rumah.
“Ibu saya di sana, dimana sekarang,” katanya sambil menangis tersedu.
Setelah dilakukan pencarian oleh petugas pemadam kebakaran di tengah gejolak api, warga mendapatkan informasi bahwa sang nenek dan cucunya telah dievakuasi berhasil keluar melalui pintu belakang rumah untuk menyelamatkan diri.
Saat ini sekitar pukul 23.11 WIB api sudah berhasil dijinakan total sebanyak dua rumah yang hangus dilalap api, sedangkan dua lainnya terdampak.
Terpantau di lapangan lebih dari enam armada milik pemerintah dan relawan pemadam api juga ikut berjibaku memadamkan api bersama warga.
Peristiwa kebakaran itu terjadi di Jalan Ir H Juanda, RT 27, RW 03, Kecamatan MB Ketapang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.
(Jimmy)











