SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor resmikan sekolah berkebutuhan khusus dengan nama sekolah Khusus Lentera Nurani sebagai sekolah luar biasa (SLB) jenjang PAUD pertama di Kalimantan Tengah.
“Saya meresmikan sekolah berkebutuhan khusus yang mana sekolah ini pertama ada di Kalimantan Tengah dan saya sangat berbangga sekali karena sekolah ini berdiri di Kabupaten Kotawaringin Timur,” ujar Halikinnor, Minggu 20 Januari 2024.
Menurutnya pendidikan di masa awal sangatlah penting di usia dini. Masa ini adalah dimana perkembangan fisik, mental dan spritual berkembang, oleh sebab itu masa ini sebagai masa emas bagi anak-anak.
Keberadaan sekolah khusus ini menghindari adanya diskriminasi dari anak lainnya dan anak-anak ini perlu perhatian khusus. Kenapa berbeda dengan yang lain, kalau khusus pendidikan inklusi biasanya digabung antara anak berkebutuhan khusus dengan anak normal.
“Masih banyak anak terlahir dengan berkebutuhan khusus, sehingga perlu belajar di sekolah khusus. Karena anak tersebut memerlukan perhatian khusus dan pembelajaran yang berbeda dari anak pada umumnya,” jelasnya.
Saat ini Sekolah Khusus Lentera Nurani menumpang di TK Cita Bunda, Jalan Jeruk II, Sampit. Sekolah tersebut memiliki satu ruang kelas dengan 18 anak berkebutuhan khusus menimba ilmu ditingkat PAUD.
“Katanya sudah ada lahan untuk membangun Sekolah Khusus Lentera Nurani di tempat tersendiri. Tinggal dibantu pihak provinsi untuk pembangunan melalui dana DAK, untuk pihak sekolah langsung aja menghadap gubernur pasti minta bangun cepat apalagi sekolah pertama di Kalteng,” ujarnya.
Sementara Ketua Yayasan Lentera Nurani Lili Marlina menyebut sejatinya sekolah ini sekolah namun, pihak yayasan untuk berpikir bahwa anak yang berkebutuhan khusus yang setiap tahun mendaftar.
“Tahun ini saja kami menolak 15 anak yang berkebutuhan khusus, kami hanya menerima 18 anak saja tahun. Jadi kita terinspirasi untuk membangun sekolah berkebutuhan khusus,” jelas Lili Marlina.
Dirinya sangat mengapresiasi dukungan dari pemerintah daerah yang ingin membangun secepatnya bangunan sekolah untuk anak yang berkebutuhan khusus ini terutama dinas pendidikan provinsi Kalimantan Tengah yang hadiri di tempat.
“Kita sudah memiliki lokasi pembagunan dan lahan ini cukup strategis di Jalan Nanas 4 seandainya ada yang berkeinginan. Seandainya keinginan pemerintah daerah dan provinsi tadi bisa terwujud kami juga berkeinginan untuk membuat sekolah berkebutuhan khusus di tingkat SD,” pungkasnya.
(Ibra)











