Harga Daging Ayam di Sampit Melambung Tinggi, Ternyata Ini Penyebabnya

SAMPIT- Harga daging ayam selama sepekan terakhir di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) merangkak naik hingga 50 persen dari harga biasanya. Penyebabnya daya beli masyarakat yang meningkat dan jumlah daging ayam di pasaran juga langka.

Pantauan Berita Sampit harga itu naik secara signifikan di sejumlah pasar yang ada di Kota Sampit dengan kisaran kenaikan beragam dari Rp60-65 ribu perkilogram.

Salah satu pedagang di Pasar Subuh Sampit Rani yang harga biasanya Rp40 ribu naik menjadi Rp60 ribu perkilogram.

“Mulai naik jelang lebaran kemarin, ini pasokan daging ayam juga kurang itu penyebab naiknya, jadi hanya beberapa pedang aja yang jualan” ujar Rani, Senin 15 April 2024.

Sebab kelangkaan yang menyebabkan naiknya harga ayam itu belum diketahui oleh para pedagang. Namun jika kelangkaan ini berlangsung lama, maka para pedagang akan mengalami kerugian yang cukup. Apalagi para pemilik warung makan yang membutuhkan bahan pokok daging ayam juga akan merasakan kerugian tersebut.

“Jelas semua orang mengalami kerugian, terlebih lagi warga para penjual makanan yang menggunakan daging ayam juga merasa dirugikan mengalami kerugian,” jelasnya.

Ia berharap hal ini bisa di atasi oleh instansi pemerintah terkait, diharapkan juga dapat mencari solusi agar para pedagang yang menjual serta masyarakat yang ingin mengonsumsi daging ayam ini tidak kesulitan mencari dan harga tidak mahal.

“Kami berharap atas kelangkaan serta kenaikan harga ini, instansi terkait bisa melakukan pengecekan langsung di lapangan terkait hal ini,” pungkasnya.

Sebelumnya Ani Warga Baamang mengeluhkan terkait harga daging ayam di Sampit yang naik sampai Rp65 ribu perkilogram.

“Masa sampai Rp65 ribu harga ayam, tomat juga dua biji Rp5 ribu, semua pada mahal,” ungkapnya. (Ibra)

baca juga ...  Babinsa Koramil 1015-10/Ktb Sambangi Pengrajin Anyaman Rotan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!