PALANGKA RAYA – Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Achmad Rasyid mengapresiasi langkah PemprovĀ Kalteng dalam mengembangkan perkebunan kakao di wilayah setempat.
Namun, ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dan petani dalam pengembangan ini.
Menurut Rasyid, dengan melibatkan masyarakat terutama petani sangat penting untuk mencegah usaha ilegal, seperti penambangan emas. Karena perkebunan sifatnya berkelanjutan dan tidak bertentangan dengan hukum.
“Kalau masyarakat terus berusaha menambang emas yang tidak berizin, itu hanya akan merugikan wilayah. Namun, jika kita kembangkan bisnis perkebunan, seperti perkebunan kakao, pastinya akan berkelanjutan,” kata Achmad Rasyid, Selasa 16 April 2024.
Rasyid mengajak masyarakat untuk bergabung dalam program pembangunan perkebunan, Rasyid mengusulkan beberapa program seperti pembagian bibit kakao unggul, bimbingan teknis, dan pelatihan.
Menurut Rasyid, potensi perkebunan di Kalteng sangat menjanjikan dan perlu dikembangkan dengan maksimal melibatkan masyarakat. Dukungan terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi diharapkan mampu mendorong kehidupan para petani di daerah.
“Dengan adanya program-program tersebut, kami yakin kehidupan petani di Kalteng bisa lebih baik. Kami mendukung upaya Pemerintah dalam pengembangan ini,” ungkapnya.
Ia berharap bahwa melalui pengembangan perkebunan kakao di Kalteng dapat menjadi daerah yang mandiri dalam bidang pertanian serta dapat menciptakan lapangan kerja baru.
āKami berharap bahwa dengan adanya pengembangan bisnis perkebunan, masyarakat lebih memilih membudidayakan kakao dan meninggalkan usaha tambang ilegal yang tidak bertanggung jawab. Diharapkan daerah ini dapat melindungi petani dan menjadikan industri perkebunan kakao sebagai primadona wilayah,” tandasnya.
(Syauqi)











