Petani Padi Senang Dapat Bantuan Biofortifikasi Padi

TAMIANG LAYANG – Petani padi di Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, mengaku senang mendapatkan bantuan pupuk dari Kementerian Pertanian melalui Program Biofortifikasi Padi pada musim tanam April-September 2024.

“Kami bersyukur karena dibantu pupuk, kemarin kami kesulitan dan alhamdulillah tahun ini musim tanam bulan April-September mendapatkan bantuan pupuk lumayan satu hektare dapat 100 kilogram pupuk NPK, benih 25 kilogram, insektisida dan fungisida biologi,” ujar Ketua Kelompok Tani Sidodadi di Kelurahan Ampah Kota  yang beranggotakan 50 orang, Sugeng.

Di sampaikan Sugeng, pada musim tanam sebelumnya hasil panen padi di kelompoknya dengan total luas lahan 19 hektare mengalami penurunan akibat sulitnya mereka mendapatkan pupuk bersubsidi.

“Dengan adanya bantuan pupuk kali ini yang ditambah benih dan saprodi (sarana produksi pertanian) lain, semua anggota Kelompok Tani Sidodadi mengucapkan terima kasih kepada pemerintah. Semoga hasil panen pada musim tanam Asep ini meningkat dari sebelumnya,” ucapnya.

Senada Ketua Kelompok Tani Sinar Pagi 2 Abdul Ghofur menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Pertanian serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur yang telah membantu petani di kelompoknya.

“Bantuan pupuk, benih, fungisida dan insektisida biologi ini sangat menunjang untuk mengatasi kelangkaan pupuk yang terjadi akhir-akhir ini, kami sangat terbantu dengan adanya bantuan ini,” katanya.

Para elompok tani yang berada di Desa Sumber Garunggung ini mendapatkan bantuan program Biofortifikasi Padi untuk lahan seluas 17 hektare.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Barito Timur Lurikto menjelaskan, program biofortifikasi padi merupakan proses penambahan atau peningkatan kualitas nutrisi padi melalui penggunaan pupuk organik dan pemuliaan tanaman.

Pada program ini Kementerian Pertanian melalui satuan kerja di provinsi menyalurkan bantuan kepada kelompok tani berupa pupuk NPK, fungisida dan insektisida biologi serta benih.

baca juga ...  Polres Bartim Lestarikan Alam melalui Program 10 Juta Pohon

“Jadi tujuan kita melakukan monitoring adalah untuk memastikan bantuan pupuk itu sudah tersalurkan semua ke kelompok tani penerima dan dan penyalurannya tepat sasaran,” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menuturkan, total bantuan yang diterima Barito Timur pada musim tanam April-September ini sebanyak 44 ton pupuk NPK, 11 ton benih padi serta 440 paket fungisida dan insektisida biologi.

Lurikto berharap bantuan sarana produksi pertanian tersebut dimanfaatkan secara optimal oleh petani untuk meningkatkan produksi padi.(BS-01)

Bagikan:
Berita Populer