KUALA KURUN – Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Gunung Mas telah melaksanakan kegiatan Kick Off untuk memulai program intervensi serentak pencegahan stunting di daerah tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan menggencarkan pencatatan serta pelaporan kehadiran balita pada posyandu setiap bulannya.
Dalam laporannya yang disampaikan oleh Kepala Bapperida Kabupaten Gunung Mas, Yantrio Aulia menyatakan bahwa, kegiatan kick off tersebut dimulai dengan pelaksanaan Posyandu serentak di Taman Kota Kuala Kurun.
“Kegiatan ini menjadi tanda dimulainya intervensi serentak pencegahan stunting di Kabupaten Gunung Mas. Melalui kegiatan ini juga untuk memantau pertumbuhan balita di Kabupaten Gunung Mas,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Kuala Kurun dan Puskesmas Tampang Tumbang Anjir, serta Kader yang telah ditugaskan, akan difasilitasi untuk mendapatkan output dalam bentuk angka kehadiran timbang ukur anak-anak balita setiap bulannya. Dengan target minimal yaitu sebesar 90 persen kehadiran pada posyandu setiap bulannya.
kegiatan intervensi serentak ini kata dia, dihadiri oleh keluarga balita di wilayah kelurahan Kuala Kurun dan Kelurahan Tampang Tumbang Anjir. Dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya intervensi stunting pada balita agar tumbuh kembang anak dapat optimal.
Intervensi spesifik dan sensitif yang dilaksanakan pada hari ini diharapkan dapat terlaksana dengan sukses seiring dengan meningkatan angka kehadiran timbang ukur anak-anak balita di posyandu setiap bulannya,” bebernya.
Lebih lanjut dikatakannya, melalui kegiatan ini juga, akan membantu mendapatkan gambaran angka prevalensi stunting di Kabupaten Gunung Mas dalam satu tahun berjalan.
“Marilah kita jaga dan perhatikan tumbuh kembang anak-anak kita, karena mereka adalah aset dan harapan masa depan bangsa,” tutupnya.
(ale)











