RSUD dr Murjani Ungkap Kondisi Pasien di Ambulan yang Dicegat saat Presiden Lewat

SAMPIT – RSUD dr Murjani Sampit menanggapi terkait kondisi pasien dalam ambulance yang dicegat oleh aparat keamanan, saat mobil Presiden Joko Widodo lewat di depan rumah sakit tersebut.

Hal ini menjadi kisruh di tengah warga Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berdasarkan video yang direkam oleh sopir ambulan, dimana pasien dalam ambulans dinilai darurat, sehingga membutuhkan bantuan secepatnya.

Diketahui, kunjungan Presiden di Sampit pada Rabu 26 Juni 2004 ini disambut meriah oleh warga. Banyak warga yang berpanas-panas menunggu iringan mobil presiden disepanjang jalan yang lewat di jalan HM Arsyad tersebut.

“Pasien itu sudah mendapatkan penanganan. Pasien itu masuk kategori gawat tidak darurat zona kuning dengan pemberatnya tensi saat awal masuk saja tinggi,” ujar Wakil Direktur RSUD dr Murjani Sampit, Ahya, Kamis 27 Juni 2024.

Mobil Presiden lewat di Jalan HM Arsyad setelah melakukan kunjungan kerja di Pasar PPM Sampit dan Desa Bapeang Kecamatan MB Ketapang. Selanjutnya presiden melakukan kunjungan di Kabupaten Katingan.

Selanjutnya, pasien tersebut merupakan pasien one day care (ODC) atau pelayanan sehari artinya boleh langsung pulang setelah kondisi stabil dan pasien masuk rawat inap apabila diperlukan.

Ditegaskan pasien tersebut sudah dalam kondisi stabil dan boleh pulang, Rabu 26 Juni 2024 sore hari, setelah tekanan darah dan pemeriksaan lainnya normal.

“Pasien dirawat observasi saja dengan hipertensi dan boleh pulang,” pungkasnya.

(ibra)

baca juga ...  Ramadan Bawa Berkah! Penjualan Emas di Pasar PPM Sampit Meroket
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!