SAMPIT – Bulan Ramadan membawa berkah bagi pedagang emas di Pasar Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM), Sampit. Penjualan emas melonjak drastis, meningkat hingga 30 persen dibandingkan hari biasa!
Salah satu toko yang merasakan lonjakan ini adalah Toko Emas Dua Family. Menurut Vina, salah satu pegawai toko, omzet mereka mengalami peningkatan signifikan selama bulan suci ini.
“Omset penjualan emas di toko kami selama bulan puasa meningkat sekitar tiga puluh persen dari hari biasa,” ungkapnya Rabu 26 Maret 2025.
Hal ini disebabkan oleh tingginya minat masyarakat dalam menginvestasikan uang hasil pendapatan mereka ke sejumlah barang salah satunya emas.
“Emas merupakan salah satu investasi yang cukup tinggi peminatnya karena mudah di jual saat ini,” kata Vina.
Menjelang Idul Fitri, pasar emas di PPM Kota Sampit semakin bergairah. Peningkatan permintaan terus terjadi secara bertahap, seiring masyarakat yang berburu perhiasan emas sebagai investasi maupun pelengkap penampilan di hari raya.
“Kebanyakan yang membeli emas dari karyawan perusahaan sawit dan juga langganan tetap toko kami,” jelasnya.
Setiap bulan Ramadan, terutama mendekati Idulfitri, emas selalu menjadi incaran utama masyarakat. Hal ini diakui oleh Vina yang sudah lama menjalankan usahanya. Menurutnya, tren ini terjadi setiap tahun, di mana permintaan emas melonjak drastis seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk investasi atau perhiasan menjelang hari raya.
“Setiap tahunya hal seperti ini selalu terjadi, sehingga kami ada keuntungan lebih,” pungkasnya.
(Sattar)












