SAMPIT – Pasokan darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kotawaringin Timur (Kotim) sedang mengalami keterbatasan persediaan stok darah. Hal ini disampaikan langsung oleh Humas UDD PMI Kotim
Seniwantoko.
Menurut Seniwantoko, persediaan darah di UTD PMI Kotim per 5 Agustus 2024 ada sebanyak 55 kantong dengan stok golongan darah A, 5 kantong B, 12 kantong O ,35 kantong AB , 3 kantong.
Seniwantoko menyebut, saat ini ada masyarakat yang sedang di rawat di RSUD Murjani Sampit yang membutuhkan darah sebagian besar dari masyarakat kurang mampu.
Untuk itu, dirinya memohon kepada seluruh masyarakat dan para pendonor darah untuk mendonorkan darahnya demi misi kemanusiaan.
“Kami berharap kepada semua pihak agar bisa melakukan donor darah baik secara individu maupun secara kelompok, untuk bisa membantu masyarakat yang membutuhkan darah terutama yang di rawat di RSUD,” ujarnya, Senin 5 Agustus 2024.
Dirinya mengaku bahwa permintaan darah di PMI Kotim akhir-akhir ini sangat tinggi, sehingga mengalami krisis persediaan stok darah.
“Kami akhir-akhir ini sedang mengalami krisis stok darah yang diakibatkan oleh permintaan dari pasien yang dirawat di berbagai rumah sakit cukup tinggi,” ungkapnya.
Selain itu, dirinya meminta kepada semua pihak agar dapat melakukan donor darah untuk mengatasi krisis stok darah yang terjadi di PMI Kotim.
(Sattar)











