Semangat Ratusan Pekerja Melipat Surat Suara Menyongsong Pilkada 2024

Oleh: Ahmad Winardi, SE.,

RATUSAN orang mulai sibuk di Gedung Logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotawatingin Timur (Kotim), yang berada di kawasan Stadion 29 Nopember Jalan Tjilik Riwut Sampit, untuk melipat surat suara yang akan digunakan dalam pemilu mendatang.

Suasana mendung dan teduh hari itu memberikan kenyamanan bagi para pekerja yang dengan semangat mempersiapkan kebutuhan logistik penting itu dari balik layar.

Layaknya perlombaan, mereka duduk menghadap dus surat suara masing-masing dengan cekatan melipat kertas bergambar tiga pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kotim.

Selain itu, para anggota kepolisian juga terlihat berjaga di lokasi untuk memastikan keamanan selama proses berlangsung. Kehadiran aparat ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi para pekerja serta mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan di sekitar area pelipatan.

Ketua KPU Kotim M Rifqi menyampaikan bahwa sebanyak 318.028 lembar surat suara atau 160 dua telah tiba di gedung logistik yang merupakan gedung futsal indoor itu. Selain itu, ada tambahan 2.000 lembar untuk keperluan Pemungutan Suara Ulang (PSU) jika dibutuhkan.

“Pelipatan surat suara ini adalah rangkaian dari persiapan Pilkada, untuk lembaran PSU tidak dilipat dulu, hanya dilipat ketika akan diadakan PSU,”ujarnya.

Ketika waktu istirahat siang tiba, para pekerja rehat sejenak, keluar gedung untuk membeli makanan maupun minuman supaya mengisi kembali energi bekerja melipat kertas surat suara.

Salah satu wanita yang ikut melipat kertas surat suara, Wiji Astuti mengatakan bahwa surat suara untuk Pilkada kali ini lebih mudah dilipat karena ukurannya lebih kecil dibandingkan dengan surat suara Pemilihan Legislatif (Pileg) yang lebar.

“Karena ukurannya lebih kecil, proses pelipatan juga bisa lebih cepat selesai dibandingkan sebelumnya,”jelas Wiji yang rupanya sudah melipat kertas surat suara 15 tahun lalu.

baca juga ...  Bupati Hj.Nurhidayah: Insya Allah GOR Sport Center 10 Mei 2022 Diresmikan

Ia menjelaskan masing-masing pekerja sudah mendapat jatah dua dus surat suara yang harus dilipat, satu dus kertas surat sara Calon Bupati dan satu dus kertas surat suara Calon Gubernur.

“Berbeda dari dulu yang tidak ada batasan dan pekerja bebas melipat sebanyak yang mereka mampu, jadi harus cepat, sedangkan kali ini lebih santai karena sudah dijatah,” ungkapnya.

Satu dus berisi 2.000 lembar, dengan bayaran Rp 625 ribu per dus. Hari ini, mereka bertugas melipat surat suara untuk pemilihan bupati, dan besok dijadwalkan untuk surat suara pemilihan gubernur.

Hingga waktu istirahat selesai ratusan pelipat surat suara kembali masuk ke gedung logistik untuk menyelesaikan kewajiban mereka.

KPU Kotim mengerahkan 122 pekerja untuk memastikan pelipatan surat suara ini selesai sesuai jadwal yaitu tiga hari.

Proses yang memerlukan ketelitian ini diharapkan dapat selesai tepat waktu, demi menjamin tersedianya surat suara yang siap didistribusikan ke berbagai tempat pemungutan suara di Kotim.

Ketua KPU memastikan bahwa kondisi gedung logistik sudah aman dari bocor saat hujan, dengan menggunakan lapisan penutup terpal di ruangan tersebut.

“Kita sudah mengetahui 8 titik yang bocor dan diantisiapsi, itupun jika hujan biasa tetap aman, jika hujan sangat deras baru akan bocor,” ungkap Rifqi.

Jika terjadi hujan juga semua logistik sudah diamankan dan diantisipasi dari titik-titik yang bocor, sehingga semua bisa aman dan tidak mengalami kerusakan.

(Nardi)

Bagikan:
Berita Populer