SAMPIT – Calon Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Siyono menyampaikan mereka tentunya memiliki program kesetaraan gender sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) perempuan di Kotim.
Menurut Siyono, program tersebut akan memberikan ruang yang lebih luas bagi perempuan untuk berpartisipasi dalam berbagai sektor.
“Dalam program Kotim Swasembada, kami akan melibatkan perempuan secara aktif, bukan hanya laki-laki. Saat ini, banyak perempuan yang sudah terdaftar dalam pergerakan UMKM di Kotim,” kata Siyono, Kamis 31 Oktober 2024.
Ia menyebutkan tidak hanya meningkatkan pendapatan keluarga, tetapi juga memperkuat peran perempuan dalam ekonomi.
Begitu juga dalam birokrasi, program Kotim Berbudaya akan memperkuat kreatifitas lokal dengan melibatkan perempuan di kegiatan adat istiadat serta berbagai kegiatan PKK hingga tingkat kabupaten.
Sanidin menambahkan bahwa program-program yang diusung bersama Siyono akan memperhatikan aspek kesetaraan gender karena potensi besar yang dimiliki perempuan di Kotim.
Ia menegaskan bahwa program unggulan mereka, termasuk beasiswa 2.000 sarjana, target 10 sarjana per desa se Kotim, memberikan kesempatan yang sama bagi perempuan dan laki-laki.
“Beberapa waktu lalu saat di DPRD kami menerima kedatangan mahasiswa, di mana pemimpin mereka adalah perempuan,” ujar Sanidin.
Sehingga mereka yakin perempuan bisa jadi calon pemimpin masa depan Kotim, tidak hanya laki-laki, tidak memandang gender.
“Program kami akan mengakomodir untuk semua, baik laki-laki maupun perempuan,” tegasnya
Program ini diharapkan mampu meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan daerah, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, serta mendukung kesetaraan dalam berbagai bidang di Kotim.
(Nardi)











