SAMPIT – Ketua Komisi II DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Akhyannoor menegaskan komitmen untuk mendukung pembenahan Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit setelah melakukan tinjauan langsung ke lokasi pada Selasa, 5 November 2024.
“Kami melihat langsung kondisi pasar, dan sebagai mitra pemerintah, kami mengawal agar pasar ini kembali menjadi daya tarik bagi masyarakat. Sekarang kondisinya ibarat perempuan tanpa bedak,” ujar Akhyanor.
Akhyanor berharap pembenahan fasilitas di PPM dapat membawa angin segar bagi para pedagang serta meningkatkan kontribusi ekonomi mereka bagi Kotim, sekaligus menarik kembali pengunjung ke pasar yang menjadi kebanggaan warga Sampit ini.
“Semoga dengan langkah-langkah ini, pasar tradisional kembali ramai seperti dulu,” tambahnya.
Saat ini, sekitar 60 persen kios di PPM tutup karena sedikitnya pengunjung. Sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah akan terus ditingkatkan untuk memasukkan usulan pembenahan ini ke dalam APBD 2025.
Dalam sidak tersebut, rombongan DPRD dan Pemkab Kotim juga meninjau lantai atas atau atap PPM yang berpotensi dijadikan objek wisata, seperti area UMKM, kafe, dan tempat santai untuk menikmati pemandangan Sungai Mentaya, guna menarik lebih banyak pengunjung.
Selain itu, kondisi area parkir yang mulai rusak, atap yang bocor, serta minimnya keamanan, termasuk rawan pencurian, menjadi sorotan dalam sidak tersebut.
(nardi)











