SAMPIT – Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Marudin menyampaikan sejumlah catatan terkait rancangan APBD 2025.
“Fraksi PKB berharap pemerintah daerah dapat meningkatkan iklim investasi dan kesempatan usaha di daerah,” kata Marudin, Jumat 15 November 2024.
Ia menyampaikan bahwa pemerintah juga diharapkan menerapkan kebijakan umum transfer ke daerah dan dana desa tahun 2025.
Fraksi PKB menyarankan adanya alokasi Belanja Tidak Terduga dalam APBD 2025 sebesar 5 hingga 10 persen, guna mengantisipasi keadaan darurat bencana dan kebutuhan mendesak yang tidak terprediksi.
“Kami juga memandang penting agar perencanaan dan kebijakan belanja APBD 2025 diarahkan untuk memperkuat ketahanan daerah,” ujarnya.
Pemerintah daerah diharapkan mengambil langkah strategis terkait kebijakan pendapatan secara terukur, sehingga pemulihan ekonomi dapat terlihat secara bertahap dan berdampak positif pada kinerja pendapatan daerah serta mendorong struktur ekonomi yang lebih kuat dan berdaya saing.
Selain itu, Marudin meminta agar Rancangan APBD Tahun Anggaran 2025 ini sesuai dengan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang telah disepakati bersama.
Hal ini agar pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dapat berjalan dengan tertib, efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan bertanggung jawab, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Pada dasarnya kami menyetujui dan menerima Rancangan APBD Tahun Anggaran 2025 untuk dilanjutkan ke tahap pembahasan lebih mendalam,” ungkap Marudin.
(nardi)











