JAKARTA– Sekretaris Fraksi Golkar DPR RI Mukhtarudin mendorong pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta mencari solusi yang efektif guna mengatasi masalah pengangguran di tanah Air.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat masih ada 7,47 juta orang menganggur di Indonesia per Agustus 2024. Kendati begitu angka tersebut mengalami penurunan 390.000 orang dibanding Agustus 2023.
Politisi Dapil Kalimantan Tengah ini mengatakan salah satu cara paling efektif mengatasi pengangguran yakni dengan meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi generasi muda.
“Saya kira pendidikan yang berkualitas penting sesuai dengan kebutuhan pasar agar siap menghadapi dunia kerja saat ini,” beber Mukhtarudin, Rabu 27 November 2024.
Anggota Komisi XII DPR RI ini menilai tidak hanya pendidikan formal yang diperlukan saat ini. Namun, pelatihan keterampilan praktis juga sangat penting.
“Terutama untuk sektor-sektor yang sedang berkembang seperti teknologi, manufaktur, dan ekonomi kreatif,” imbuh Mukhtarudin.
Di mana, lanjut Mukhtarudin, pelatihan keterampilan kerja berbasis industri juga menjadi salah satu solusi terbaik.
“Dengan harapan pelatihan yang lebih relevan sesuai kebutuhan pasar, maka lulusan dapat langsung diserap oleh dunia kerja,” tandas Mukhtarudin.
Untuk itu, Peraih penghargaan tokoh peduli daerah terbaik parlemen Award 2023 ini pun mendorong pemerintah kabinet merah-putih Prabowo Gibran memperbaiki regulasi yang mempermudah penciptaan lapangan kerja saat ini.
Mukhtarudin menyoroti dari sisi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sektor tersebut, kata Mukhtarudin memiliki potensi besar untuk menyerap tenaga kerja tanah air.
“Artinya, pemerintahan dalam hali ini perlu memberikan dukungan penuh kepada calon pengusaha, baik dari segi regulasi, permodalan, maupun pelatihan,” imbuh Mukhtarudin.
Selain itu, Mukhtarudin berujar bahwa program-program kewirausahaan yang melibatkan kaum muda, ibu rumah tangga, dan kelompok masyarakat lainnya juga perlu terus didorong dan diprioritaskan.
“Fraksi Golkar DPR RI berharap dengan dukungan yang memadai, UMKM dapat berkembang lebih cepat dan memberikan kontribusi signifikan dalam menciptakan lapangan kerja baru, sehingga angka pengangguran dapat ditekan,” pungkas Mukhtarudin
(adista)











