SAMPIT – Pelaksanaan rekapitulasi penghitungan suara tingkat Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dimulai pada Jumat 29 November 2024. Proses rekapitulasi ini dilakukan dalam dua panel untuk mempercepat penyelesaian, yaitu ditargetkan tiga hari selesai.
Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Baamang, Septian Primawardi menyampaikan bahwa penghitungan dimulai dari wilayah dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sedikit, yaitu Desa Tinduk dan Kelurahan Tanah Mas.
“Kami memprioritaskan desa dan kelurahan terjauh terlebih dahulu, TPS Desa Tinduk dan Tanah Mas masing-masing hanya dua TPS,” ujarnya.
Diketahui, terdapat 92 TPS di Kecamatan Baamang, dengan jumlah pemilih sekitar 600 Daftar Pemilih Tetap (DPT) setiap TPS. Sedangkan jumlah TPS terbanyak berada di Kelurahan Baamang Tengah yaitu sebanyak 36 TPS, tercatat terbanyak di Kotim.
“Partisipasi pemilih di Kecamatan Baamang ini sebesar 68 persen,” ungkapnya.
Ia menyampaikan tidak ada kendala jika hujan terjadi saat rekapitulasi karena pelaksanaannya didalam ruangan, sementara itu ia mengimbau agar para petugas yang ada bisa menjaga kesehatan selama bekerja.
“Insya Allah jika hujan logistik Pilkada dan proses perhitungan aman karena didalam ruangan, tapi kami mengimbau agar petugas menjaga kesehatan terutama mereka yang diluar yang tidak diperbolehkan masuk ruangan,” ungkapnya.
Proses rekapitulasi ini juga diikuti oleh sejumlah saksi dari tim pasangan calon (paslon) dengan menggunakan ID card yang turut mengawal setiap tahapan penghitungan suara. Proses ini menjadi langkah penting dalam memastikan hasil pemilu di Kecamatan Baamang berjalan transparan dan akuntabel.
(nardi)











