Kualitas Data Dapodik yang Buruk Berdampak pada Ekosistem Pendidikan

SAMPIT – Perwakilan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan (Kalteng) Aditya, mengatakan bahwa sekolah saat ini dituntut untuk meningkatkan kualitas dalam mengoptimalkan pengisian data pokok pendidikan (dapodik) sesuai dengan kondisi riil yang ada di sekolah.

“Kualitas data menjadi penting karena berdampak langsung pada pengambilan keputusan atau kebijakan bagi Pemerintah Pusat dan Pemda,” ungkapnya saat menjadi narasumber dalam kegiatan optimalisasi dapodik untuk jenjang SMP tahun 2024 yang di gelar oleh Dinas Pendidikan Kotim, Sabtu 7 Desember 2024.

Menurutnya, masih banyak sekolah-sekolah yang menginput data sekolah mereka banyak kesalahan sehingga memberikan indikator yang buruk terhadap penilaian.

“Data yang berkualitas adalah kunci untuk membuat keputusan yang akurat dan tepat. Jika kualitas data buruk, maka akan timbul dampak yang signifikan bagi ekosistem pendidikan,” tegasnya.

Untuk itu, ia berharap kepada pihak sekolah, khususnya di Kotim untuk menginput data dengan benar dan tidak asal-asal. Selain berdampak pada ekosistem sekolah juga menghambat terhadap bantuan yang datang dari pusat melalui dana APBN.

“Yang paling penting cek validitasnya, baik itu gmail, nomor hp dan lainya. Setelah dilakukan pemberitahuan kembali oleh pusat banyak yang tidak valid. Ini penting untuk ketahui kita semua,” pungkasnya.

(ibra)

baca juga ...  Tenaga Kependidikan Diberikan Penyuluhan Bahasa Indonesia
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!