Pj Bupati Gunung Mas Paparkan 10 Indikator Hasil Kinerja Triwulan II di Kemendagri

KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah menyampaikan 10 indikator prioritas laporan Penjabat Bupati Gunung Mas terhadap kinerja pada triwulan II September sampai dengan November tahun 2024 di Kantor Inspektorat Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Jakarta Pusat.

Pj Bupati Gunung Mas, Herson B. Aden dalam laporan menyebutkan 10 indikator prioritas diantaranya terkait dengan inflasi, penanganan stunting, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), layanan publik, pengangguran, kemiskinan ekstrem, kesehatan, penyerapan anggaran, kegiatan unggulan, dan perizinan.

Dikatakannya, angka Inflasi berdasarkan pendekatan Indeks Perubahan Harga (IPH), dimana upaya yang sudah dilakukan dalam pengendalian Inflasi diantaranya sudah melaksanakan operasi pasar murah di 12 kecamatan dan dengan melakukan pemantauan harga barang dan sembako untuk menjaga kestabilan harga di wilayah Kabupaten Gunung Mas.

“Upaya yang kami lakukan dalam penurunan angka stunting di Gunung Mas diantaranya Posyandu, pendampingan Calon Pengantin (Catin), kegiatan bina usaha perikanan diversifikasi produk olahan hasil perikanan, penghargaan ISPS dari Gubernur Kalteng, serta kegiatan-kegiatan yang membantu menurunkan angka stunting di wilayah Kabupaten Gunung Mas ungkap Herson B. Aden belum lama ini.

Selain itu kata dia, terkait dengan Mall Pelayanan Publik (MPP) yang telah ditetapkan pada tanggal 25 Juni 2024 oleh Kementerian PAN-RB sebanyak 123 jenis layanan publik, 22 instansi pemerintah daerah, instansi vertikal, BUMN, dan BUMD. MPP memiliki 70 jenis perizinan yang didelegasikan kepada DPMPTSP sesuai Perbup nomor 22 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan pelayanan terpadu satu pintu.

“Pemkab Gunung Mas mendapat peringkat 253 dari 416 kabupaten se-Indonesia dan peringkat 2 dari 13 kabupaten di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah dengan predikat Kualitas Tinggi (B) zona hijau dengan nilai 86,54, meningkat dari penilaian Tahun 2023 dengan nilai 82,35,” bebernya.

Terkait dengan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas telah melakukan beberapa upaya diantaranya mengadakan pendidikan dan pelatihan keterampilan, mendorong sektor wirausaha di masyarakat, serta mengadakan program magang dan praktek kerja.

baca juga ...  Upacara Hari Jadi ke-22 Kabupaten Gunung Mas Akan Dihadiri Gubernur Kalteng

Di bidang kesehatan, Herson juga menyampaikan bahwa upaya telah dilakukan untuk memfasilitasi Dokter Spesialis dan melakukan peningkatan Sarpras di Rumah Sakit dengan cara pengembangan Rumah Sakit dan pengembangan sumber daya manusia.

Tim Evaluator Itjen Kemendagri memberikan apresiasi positif atas capaian kinerja pelaksanaan tugas Pj. Bupati Gunung Mas, terutama dalam merealisasikan 10 indikator prioritas sejak mengemban amanah sebagai Pj. Bupati.

(ale)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!