Pabrik Pengolahan Limbah Medis di Kotim Siap Beroperasi, Tahun Depan

SAMPIT – Penjabat Sekretaris Daerah Kotawaringin Timur (Kotim), Sanggul Lumban Gaol, menyatakan bahwa pembangunan pabrik pengolahan limbah medis pertama di Kalimantan Tengah (Kalteng) telah mencapai 60 persen, terutama dalam pengadaan peralatan mesin.

“Pembangunan sudah berjalan enam bulan. Saat ini sedang dilakukan observasi lahan di kawasan industri,” ujar Sanggul, Sabtu 14 Desember 2024.

Ia menyebutkan target pabrik ini bisa beroperasi pada tahun 2025, Proyek ini didukung penuh oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Meskipun dirinya mengakui bahwa proses perizinan cukup menantang dan memerlukan koordinasi antara BUMD, pemerintah daerah, dan pihak swasta. Namun Pemkab Kotim memastikan tak ada hambatan signifikan setelah adanya dukungan dari KLHK.

Pabrik pengolahan limbah medis ini dibangun atas kerja sama antara BUMD Hapakat Betang Mandiri dan PT Bumiresik Nusantara Raya. Berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman Km 14, Sampit.

Fasilitas ini diharapkan dapat menekan biaya pengelolaan limbah medis dari rumah sakit dan puskesmas di Kotim yang mencapai Rp2 miliar per tahun.

Tak hanya melayani Kotim, pabrik ini juga direncanakan untuk memenuhi kebutuhan pengolahan limbah medis dari 13 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah. Selain mengurangi beban biaya pengelolaan, keberadaan pabrik ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

(nardi)

baca juga ...  4 Kali Keluar Masuk Penjara, Residivis Narkoba Paruh Baya Ini Tak Jera 
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!