Demam Babi Afrika Menyerang Kalteng, Kadinkes Pastikan Tak Menular ke Manusia

PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Suyuti Syamsul, memastikan bahwa demam Babi Afrika atau African Swine Fever (ASF) tidak menular ke manusia.

“Demam babi tidak menulari manusia,” tegasnya singkat kepada Berita Sampit, Jumat 27 Desember 2024.

Penyebaran ASF kini telah mencapai Provinsi Kalteng, menjadikannya salah satu dari 32 provinsi di Indonesia yang terdampak virus tersebut.

ASF adalah penyakit yang sangat menular pada ternak babi, baik domestik maupun liar, dengan tingkat kematian yang dapat mencapai 100 persen.

ASF dikenal menyebabkan kerugian ekonomi yang signifikan di sektor peternakan babi. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Aji Muhawarman, menjelaskan bahwa virus ini dapat menyerang babi di semua tingkatan umur.

“ASF sangat menular dan dapat menyebabkan kematian hingga 100 persen, sehingga mengakibatkan kerugian ekonomi yang tinggi pada sektor peternakan babi,” ungkap Aji, dikutip dari Kompas.com, Jumat 27 Desember 2024.

Sebelumnya, Kepala Biro Hukum dan Humas Badan Karantina Indonesia, Hudiansyah Is Nursal, juga mengungkapkan bahwa ASF telah menyebar di 32 provinsi di Indonesia.

“Berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 708 Tahun 2024, penyebaran ASF sudah terdapat di 32 provinsi, meskipun tidak semua kabupaten/kota di dalam provinsi tersebut tertular,” jelasnya.

Dengan penyebaran ASF di Kalteng, pemerintah daerah diminta segera mengambil langkah preventif untuk meminimalkan dampak terhadap peternakan babi.

Namun, langkah-langkah pengendalian penyebaran ASF tetap diperlukan untuk melindungi sektor peternakan dan perekonomian daerah.

Pemerintah juga diharapkan memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya peternak, mengenai cara mencegah penyebaran virus ini.

Hingga saat ini, meskipun ASF tidak berbahaya bagi manusia, dampaknya terhadap sektor peternakan babi di Indonesia, termasuk Kalteng, menjadi perhatian serius berbagai pihak.

baca juga ...  Dinas PMD Kalteng Pacu Pemberdayaan Desa, Sejalan dengan Visi Nasional

(Sya’ban)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!