SUKAMARA – Setiap lebaran tiba salah satu tradisi di Kabupaten Sukamara yang selalu dinanti untuk disaksikan adalah tradisi betawakan atau perang air di Sungai Jelai. Tradisi yang sudah ada sejak lama ini menjadi daya tarik tersendiri setiap lebaran Idulfiti dan Iduladha.
Bupati Sukamara, Masduki yang baru menjabat ikut merasakan sensasi mengarungi Sungai Jelai dan saling lempar air dengan warga dan penumpang di kelotok lawan.
Terlihat Masduki didampingi Wakil Bupati Sukamara, Nur Effendi serta Kapolres Sukamara AKBP Telly Alvin menaiki speed boat milik Polair Sukamara dan melempar air yang telah dibungkus dengan plastik kecil.
Anak-anak serta warga yang berada di sepanjang bantaran sungai sangat antusias dengan keikutsertaan Bupati dan Wakil Bupati Sukamara dalam kegiatan perang air atau betawakan di Sungai Jelai.
“Ini merupakan budaya khas Sukamara yang perlu kita lestarikan agar tahun-tahun mendatang bisa lebih ramai lagi,” kat Masduki, Selasa 1 April 2025.
Masduki mengatakan bahwa pihaknya melalui dinas terkait selalu berupaya untuk meningkatkan seni budaya di Bumi Gawi Barinjam agar dapat terus dilestarikan sehingga anak cucu terus dapat menikmati. (enn)












