PULANG PISAU – Ada pesan mendalam yang disampaikan Wakil Bupati Pulang Pisau, H. Ahmad Jayadikarta, saat kunjungan kerjanya ke Dinas Pendidikan setempat, Kamis 10 April 2025. Ia menyoroti pentingnya pemerataan tenaga pengajar, khususnya di wilayah pelosok.
Kepada Kepala Dinas Pendidikan, Sri Putri Pratiwi, Jayadikarta menyampaikan keprihatinannya terhadap masih adanya sekolah di kecamatan-kecamatan terpencil yang kekurangan guru tetap. Ia meminta agar distribusi tenaga pendidik menjadi prioritas utama.
“Pendidikan adalah hak semua warga, termasuk anak-anak di pelosok. Jangan sampai mereka merasa dianaktirikan,” tegasnya.
Sri Putri Pratiwi mengakui tantangan yang dihadapi, mulai dari keterbatasan jumlah guru hingga persoalan akses dan infrastruktur. Namun, ia memastikan bahwa pihaknya telah menyusun roadmap untuk rotasi guru dan penempatan CPNS atau PPPK secara merata.
Dalam dialog tersebut, juga dibahas kemungkinan kerja sama dengan perguruan tinggi dalam mencetak guru muda yang bersedia ditugaskan ke daerah terpencil, serta pemanfaatan teknologi untuk pembelajaran jarak jauh.
Kunjungan ini ditutup dengan komitmen bersama antara Wakil Bupati dan Dinas Pendidikan untuk mempercepat solusi bagi tantangan pendidikan Pulang Pisau. Jayadikarta menegaskan, “Setiap anak, di manapun ia tinggal, harus mendapat pendidikan berkualitas.” (ds)












