KUALA KAPUAS – Komitmen kuat untuk menekan angka stunting di Kalimantan Tengah kembali ditegaskan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kapuas, dr. Tonun Irawaty Panjaitan, saat menghadiri Rapat Koordinasi Penurunan Stunting se-Kalimantan Tengah di Aula Bappeda Provinsi Kalimantan Tengah, Senin 14 April 2025.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, dan diikuti oleh seluruh perwakilan kabupaten/kota se-Kalteng, termasuk jajaran OPD terkait dari Kabupaten Kapuas.
Dalam kesempatan itu, dr. Tonun menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menurunkan angka stunting. Ia menyebut bahwa stunting bukan sekadar persoalan kesehatan, melainkan isu strategis pembangunan sumber daya manusia.
“Diperlukan pendekatan holistik, mulai dari layanan kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, hingga edukasi masyarakat. Semua sektor harus bergerak bersama,” ujar dr. Tonun.
Ia menambahkan, Dinas Kesehatan Kapuas terus berkomitmen memperkuat layanan dasar, termasuk melalui peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dan pemanfaatan data sebagai dasar pengambilan kebijakan.
Rapat koordinasi ini juga menjadi forum strategis untuk menyelaraskan program, strategi, dan aksi antarwilayah dalam percepatan penanganan stunting di Kalimantan Tengah. (ds)












