SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus mendorong agar pasar rakyat mampu bertahan dan tetap kompetitif di tengah pesatnya perkembangan perdagangan modern serta transformasi digital.
Asisten II Setda Kotim Rody Kamislam menilai tantangan tersebut harus dijawab melalui kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, organisasi pedagang, pelaku usaha hingga pemangku kepentingan lainnya.
“Sinergi yang kuat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan pasar sehingga mampu menghadirkan lingkungan yang bersih, aman, nyaman, tertib, dan memiliki daya saing tanpa menghilangkan nilai-nilai kearifan lokal,” kata Rody, Kamis 23 Juli 2026.
Selain itu, pemanfaatan teknologi digital juga dinilai penting untuk mendukung aktivitas perdagangan, memperluas akses pasar, dan meningkatkan efisiensi layanan kepada masyarakat.
Rody berharap seluruh pihak dapat terus memperkuat kemitraan dalam menyusun langkah-langkah nyata menghadapi berbagai tantangan sektor perdagangan, sehingga pasar rakyat semakin berkembang dan mampu menjadi kebanggaan masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh elemen untuk menjadikan kolaborasi sebagai kunci dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.
Dengan sinergi yang baik, pasar rakyat diyakini akan semakin maju, berdaya saing, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat. (Nardi)












