Efisiensi Anggaran, Proyek Menyusut: Kontraktor Kotim Adu Cepat Rebut Pekerjaan

NARDI/BERITASAMPIT -Ketua Komunitas Peduli Kotim, Audy Valent.

SAMPIT – Suasana persaingan antar kontraktor di Kabupaten (Kotim) semakin memanas. Bukan tanpa sebab—efisiensi dan pemangkasan anggaran di berbagai dinas membuat jumlah proyek pembangunan menyusut drastis.

Akibatnya, para kontraktor berlomba-lomba mengamankan proyek yang tersisa. Ketatnya persaingan tak terelakkan.

Ketua Komunitas Peduli Kotim, Audy Valent, mengungkapkan bahwa hasil penelusuran pihaknya ke sejumlah dinas mengonfirmasi adanya pengurangan signifikan dalam anggaran pembangunan fisik dan infrastruktur.

“Dari beberapa dinas yang kita tanya memang ada terjadi efisiensi dan pemotongan anggaran. Ini jelas berpengaruh pada rencana pembangunan fisik dan infrastruktur. Banyak usulan dari musrenbang yang sudah disetujui akhirnya ditunda pelaksanaannya,” kata Audy, Senin 14 April 2025.

Ia menambahkan, kondisi ini berimbas langsung pada dunia usaha, khususnya para kontraktor lokal. Proyek yang sebelumnya diharapkan melalui proses lelang maupun penunjukan langsung, banyak yang dibatalkan.

“Akan terjadi persaingan ketat di tingkat kontraktor, terutama proyek lelang. Beberapa proyek yang semula sudah digadang-gadangkan akan dilelang atau melalui penunjukan langsung, namun dibatalkan. Ini yang memicu perebutan antar sesama kontraktor, kecuali ada solusi lain untuk mengatasinya,” jelasnya.

Audy berharap ada langkah konkret dari pemerintah daerah untuk mengantisipasi potensi konflik dan ketimpangan akibat kondisi tersebut, agar para pelaku usaha lokal tetap bisa berdaya saing dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

(Nardi)

baca juga ...  Cuaca Panas Picu Kebakaran Lahan di Kotim
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!