SAMPIT – Ketua Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Mariani menaruh perhatian serius terhadap kondisi ruas jalan Camba-Kandan di Kecamatan Kota Besi. Jalan tersebut dinilai sangat penting karena menjadi satu-satunya akses utama bagi masyarakat di enam desa sekitar.
Ia mengaku khawatir rencana pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat akan berdampak terhadap kelanjutan proyek peningkatan jalan tersebut. Menurutnya, peran pemerintah daerah dan pusat harus sejalan agar pembangunan infrastruktur strategis tetap terlaksana, meski anggaran terbatas.
“Jalan Camba-Kandan ini semula dijadwalkan dilakukan pengerasan dulu, lalu dilanjutkan pengaspalan akhir tahun. Proses lelang pun sebenarnya sudah selesai. Tapi sampai sekarang belum ada progres dari dinas, apalagi setelah kabar pemotongan anggaran dari pusat,” ujarnya, Jumat 25 April 2025.
Mariani berharap proyek ini tidak sampai dibatalkan sepenuhnya. Minimal tetap dilakukan agregat. Itu bentuk awal agar masyarakat tetap bisa lewat dengan nyaman.
Ia menambahkan bahwa dana aspirasi (pokir) miliknya pernah dialokasikan untuk mendukung perbaikan jalan tersebut. Namun karena tidak segera diaspal, kerusakan kembali terjadi.
“Kemarin jalan itu kami agregat lagi karena sudah banyak lubang, padahal sebelumnya sudah sempat diperbaiki,” ucapnya. (nardi)












