SAMPIT – Setelah bertahun-tahun terbengkalai dan hanya menjadi bangunan sepi tanpa aktivitas, Gedung Expo Sampit di Kotawaringin Timur (Kotim) akhirnya bangkit dari tidur panjangnya.
Berlokasi strategis di Jalan Tjilik Riwut, tepat di depan Stadion 29 November, gedung ini kini mulai kembali menjadi pusat keramaian. Berbagai event sudah digelar dan banyak lagi yang tengah dipersiapkan, mengubah wajah Gedung Expo menjadi magnet baru bagi warga Sampit.
Salah satu tokoh yang menjadi inisiator pemanfaatan gedung ini adalah H Rahmat atau dikenal Rahmat Kotim, yang selama ini dikenal sebagai penggerak UMKM dan pelopor kebangkitan Gedung Expo.
Rahmat menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari niat dan tekad kuat. Gedung yang sebelumnya mangkrak akhirnya bisa digunakan dengan baik.
“Ini membuktikan bahwa dengan kemauan dan usaha yang sungguh-sungguh, semua bisa dilakukan,” kata Rahmat, Senin, 26 Mei 2025.
Ia juga menyebut bahwa pemanfaatan gedung ini tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan aktivitas ekonomi dan sosial di daerah.
Pemanfaatan Gedung Expo sudah dimulai sejak pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Baamang pada 27 hingga 30 April 2025 lalu.
Setelah itu, pada 11 Mei 2025 lalu, juga digelar seminar, dalam waktu dekat Gedung Expo juga akan menjadi lokasi kegiatan besar lainnya, yaktu kejuaraan Taekwondo pelajar dan mahasiswa se-Kalimantan Tengah yang akan dilaksanakan pada 17 hingga 19 Juli 2025.
Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini sangat tinggi, dan diharapkan bisa meningkatkan semangat kebersamaan serta prestasi generasi muda.
Peringatan Milad Pemuda Muhammadiyah ke-93 juga akan turut memanfaatkan fasilitas Gedung Expo. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, akan digelar FUN RUN Wisata Nur Mentaya yang mengajak masyarakat, khususnya pemuda, untuk berpartisipasi aktif.
“Kami mengajak kawan-kawan sekalian untuk ikut serta dan mendaftarkan diri dalam kegiatan FUN RUN ini. Mari meriahkan Milad Pemuda Muhammadiyah ke-93 bersama,” ajak Rahmat.
Meski demikian, Rahmat mengakui bahwa masih ada beberapa kekurangan dalam infrastruktur Gedung Expo yang perlu mendapat perhatian. Namun, ia optimistis hal itu bisa dibenahi secara bertahap.
“Dengan pemanfaatan yang terus berjalan, saya yakin Gedung Expo akan berkembang menjadi pusat kegiatan berskala kabupaten maupun provinsi,” pungkasnya.
(Nardi)












