KUALA KURUN – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gunung Mas, Richard, menegaskan pentingnya penyelarasan Rencana Strategis (Renstra) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan peraturan nasional dan visi pembangunan daerah.
Dimana Hal ini disampaikan dalam forum penyusunan Renstra OPD Kabupaten Gunung Mas tahun 2025–2029, yang dilaksanakan di aula Bapperida Gunung Mas, Selasa 3 Juni 2025.
Dikatakannya, penyusunan Renstra harus mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 Tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah. Ia menekankan bahwa dokumen Renstra merupakan bagian penting dari sistem perencanaan pembangunan nasional.
“Rencana pembangunan daerah harus menjadi satu kesatuan dengan sistem pembangunan nasional. Karena itu, seluruh perangkat daerah wajib menjabarkan visi dan misi pembangunan dalam dokumen Renstra secara konkret dan terukur,” tegas Richard.
Pada kesempatan ini, dia menyoroti Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, yang mengusung visi “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045” dengan delapan misi (ASTA CITA).
Visi ini selaras dengan visi Gubernur Kalimantan Tengah, yaitu “Mengangkat harkat dan martabat masyarakat, khususnya masyarakat Dayak, dalam bingkai NKRI menuju Kalteng Berkah, Kalteng Maju, Kalteng Bermartabat”, serta visi Bupati Gunung Mas “Mewujudkan Kabupaten Gunung Mas yang Maju, Berkelanjutan, Berdaya Saing, Sejahtera, dan Mandiri.”
“Kami mendorong sinergi antara misi RPJMN, misi gubernur, dan misi bupati, terutama dalam bidang ideologi, ekonomi lokal, infrastruktur, dan peningkatan SDM,” beber nya.
Sementara itu, Kepala Bapperida Gunung Mas, Yantrio Aulia menyatakan bahwa forum ini bertujuan menyelaraskan Rancangan Renstra OPD dengan Rancangan RPJMD Kabupaten Gunung Mas 2025–2029, sekaligus memperkuat koordinasi antarprogram daerah.
“Kami berharap semua OPD dapat mempertajam indikator kinerja dan menurunkan sasaran strategis RPJMD ke dalam Renstra masing-masing agar pembangunan terukur dan berkelanjutan,” pungkas nya. (ale)












