Hasil Survei Penilaian Integritas 2024 Capai 71,85 Persen

IST/BERITA SAMPIT - Pj. Bupati , Herson B Aden didampingi Sekretaris Daerah, Richard, Kepala Inspektorat, Dihel, saat mengikuti acara launching hasil SPI KPK tahun 2024 melalui zoom meeting.

KUALA KURUN – Berdasarkan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) tahun 2024, Kabupaten mengalami  peningkatan signifikan yang mencapai 71,85 persen, dibandingkan tahun 2023 dengan nilai SPI 64,29 persen.

Dengan adanya peningkatan SPI tersebut, Kabupaten menunjukkan keberhasilan dalam meningkatkan upaya integritas dan pencegahan korupsi di lingkup pemerintah daerah setempat.

Pejabat (Pj) Bupati , Herson B Aden menyebutkan, peningkatan tersebut tidak lepas dari berbagai langkah strategis yang diambil oleh pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola yang baik.

“Salah satunya adalah penerapan sistem pengawasan internal yang lebih ketat, pelatihan antikorupsi untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN), dan implementasi layanan publik berbasis digital yang transparan,” ungkap nya usai acara launching hasil SPI Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 2024, secara zoom meeting, Rabu, 22 Januari 2024.

Disebutkannya, dengan pencapaian 71,85 persen ini, Kabupaten berada di atas rata-rata , memberikan motivasi baru untuk terus menjaga dan meningkatkan integritas di sektor .

“Saya sangat mengapresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam pencapaian ini. Kenaikan ini menunjukkan komitmen kuat kita dalam membangun yang bersih, transparan, dan akuntabel dan kita akan terus bekerja keras untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga kepercayaan publik,” bebernya.

Survei Penilaian Integritas dilakukan setiap tahun oleh komisi pemberantasan korupsi untuk mengukur tingkat integritas instansi di seluruh Indonesia.

Dalam hal tersebut, SPI menilai beberapa aspek, termasuk efektivitas pengendalian korupsi, pelayanan publik, dan persepsi masyarakat terhadap upaya pencegahan korupsi.

(ale)

baca juga ...  Tongkat Komando Kapores Gunung Mas Berpindah Tangan ke AKBP Heru Eko
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!