KUALA PEMBUANG – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali menghantui masyarakat Seruyan, khususnya di wilayah Kecamatan Danau Seluluk. Menyikapi hal ini, Anggota DPRD Seruyan dari Fraksi PDI Perjuangan, Subani, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SPBU di Desa Rungau Raya. Ia menyoroti langsung panjangnya antrean kendaraan yang dinilai sangat meresahkan masyarakat.
Subani menyampaikan keprihatinannya atas situasi tersebut. Ia menekankan bahwa masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan yang adil dan merata dalam pengisian BBM. “Saya harap antrean panjang seperti ini tidak terus terulang. Hak masyarakat harus dilayani dengan baik dan jangan sampai dirugikan oleh oknum pelangsir,” tegasnya, Sabtu, 21 Juni 2025.
Menurutnya, maraknya pelangsir atau pengecer ilegal menjadi salah satu penyebab utama kelangkaan BBM dan antrean yang tidak wajar. Ia meminta agar pihak SPBU bertindak lebih tegas dan selektif dalam melayani konsumen. “Jika perlu, batasi pembelian dari kendaraan mencurigakan yang berulang-ulang mengisi. Ini demi keadilan bagi warga biasa,” tambahnya.
Subani juga menyoroti lemahnya pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi. Ia mendorong pihak terkait untuk meningkatkan pengawasan dan segera melakukan evaluasi terhadap SPBU yang terindikasi tidak menjalankan aturan dengan benar.
Diharapkan dengan sidak ini, perhatian serius dapat diberikan oleh pemerintah daerah maupun pihak SPBU. “Kita tidak ingin masyarakat selalu menjadi korban permainan BBM. Kami di DPRD akan terus kawal agar distribusi BBM adil, tepat sasaran, dan bebas dari penyimpangan,” pungkasnya.
(ASY)












