SAMPIT – Nahl FC menunjukkan performa gemilang saat melibas Takuciak FC dengan skor telak 4-0, dalam lanjutan piala HNR Cup I 2025 yang berlangsung di Stadion 29 November Sampit.
Kemenangan ini menjadi bukti dominasi penuh Nahl FC sepanjang pertandingan, baik di babak pertama maupun kedua.
Nahl FC tampil percaya diri dan menguasai jalannya pertandingan sejak menit pertama, umpan pendek yang rapi dan pergerakan antar lini yang solid membuat Takuciak FC kesulitan mengembangkan permainan.
Pada babak pertama, Nahl FC sejatinya memang menguasai pertandingan. Namun beberapa kali peluang belum bisa dimaksimalkan oleh para pemain yang didominasi oleh bibit-bibit muda.
Gol tercipta di babak kedua, usai anak para pemain muda Nahl FC memperlihatkan konsistensi serangan lewat permainan pemain sayap kanan dan kiri.
Takuciak FC mencoba bangkit lewat beberapakali serangan, namun kokohnya lini belakang Nahl dan kiper yang tampil sigap membuat mereka tak mampu mencetak satu gol pun hingga pertandingan berakhir.
Pelatih kepala Nahl FC Apriono Panca Setiavandy menyebutkan usai pertandingan, bahwa anak asuhnya sudah bermain sesuai arahan dan taktik yang ia terapkan
“Babak pertama tadi pakai formasi 4-3-3, babak kedua tadi ada perubahan posisi jadi 4-4-2. Selama pertandingan tadi setelah mengamati permainan, yang perlu diperbaiki pada pertandingan selanjutnya tentang penyelesaian akhir saja,” kata dia.
Sementara pada pertandingan pertama, kedua tim yang sama-sama datang dari Kabupaten Seruyan yakni PSB Bahaur FC dan Lanpasa juga memperlihatkan permainan yang tidak kalah seru. Tetapi Lanpasa FC harus mengakui kekuatan PSB Bahaur FC dan mengakui kekalahan dengan skor 2-1, seluruh gol tercipta di babak pertama, menandai 45 menit awal pertandingan yang berjalan intens.
PSB Bahaur tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan. Mereka langsung mengambil inisiatif serangan dan berhasil mencetak dua gol cepat yang mengguncang pertahanan Lanpasa. Meski sempat memperkecil ketertinggalan sebelum turun minum, Lanpasa FC gagal menyamakan kedudukan hingga peluit panjang berbunyi.
Babak kedua berlangsung dengan tempo lebih hati-hati dari kedua tim. PSB Bahaur FC fokus menjaga keunggulan sembari membangun serangan, sementara Lanpasa berusaha keras membongkar pertahanan namun tidak membuahkan hasil.(im)












