Suasana Haru Sambut Kepulangan Jemaah Haji Terakhir Asal

DENNY/BERITASAMPIT - 45 jemaah haji asal Kabupaten yang tergabung dalam Kloter 5 tiba kembali ke Tanah Air.

KUALA – Suasana haru menyelimuti Embarkasi Haji Banjarmasin di Banjarbaru saat 45 jemaah haji asal Kabupaten yang tergabung dalam Kloter 5 tiba kembali ke Tanah Air, Senin 23 Juni 2025 dini hari. Kepulangan mereka menandai rombongan terakhir dari yang menyelesaikan rangkaian ibadah haji tahun ini.

Rombongan tersebut tiba bersama jemaah dari , , , , dan . Setibanya di lokasi, mereka langsung diarahkan menuju aula untuk mengikuti prosesi penyambutan resmi yang dipimpin oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi , H. Muhammad Tambrin.

Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Budi Kurniawan, bersama Kabag Kesra Setda , Robby Cahyadi, turut hadir menyambut kedatangan para jemaah dengan penuh kehangatan. Budi Kurniawan secara simbolis menyerahkan tali asih dari Bupati H. Muhammad Wiyatno berupa uang senilai Rp 1 juta kepada masing-masing jemaah.

“Ini bentuk penghargaan dan perhatian dari Bapak Bupati atas perjuangan spiritual para jemaah. Semoga menjadi haji yang mabrur dan membawa keberkahan bagi keluarga dan daerah,” ucap Budi dalam sambutannya.

Ia juga berpesan agar pengalaman berhaji menjadi pendorong untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki akhlak, dan memperkuat nilai-nilai sosial di tengah masyarakat sepulang dari Tanah Suci.

Setelah prosesi penyambutan, para jemaah diarahkan ke dua bus yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten . Rombongan dikawal ketat oleh Polres , Dishub, Kemenag, dan petugas medis dari Dinas , termasuk armada ambulans untuk mengantisipasi kebutuhan darurat.

Jemaah dijadwalkan tiba di titik akhir perjalanan mereka di Masjid Agung Al Mukarram, Jalan Tambun Bungai, Kuala . Kedatangan mereka pun telah ditunggu dengan penuh antusias oleh keluarga dan kerabat sejak dini hari. (ds)

baca juga ...  Gubernur Kalteng Motivasi Pelajar Kapuas, Agustiar Sabran: Rajin Belajar, Jangan Takut Bermimpi Besar
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!