KUALA KAPUAS – Asa besar dari tanah Kapuas kembali terpancang di dunia olahraga. Dua atlet muda berbakat cabang bola basket, Santo Gabriel Sitorus dan Lyonel Fonzioe, resmi dilepas untuk mengikuti Seleksi Nasional (Seleknas) menuju ajang prestisius FIBA World Cup di Palangka Raya.
Pelepasan dilakukan secara sederhana namun sarat makna di ruang kerja Ketua Perbasi Kapuas yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kapuas, Suwarno Muriyat, pada Selasa 24 Juni 2025. Momen ini menjadi titik bersejarah bagi kebangkitan olahraga bola basket di Bumi Tingang Menteng Panunjung Tarung.
“Kami tidak hanya melepas atlet, tapi melepas harapan. Ini bukti bahwa anak Kapuas bisa bersaing di tingkat nasional, bahkan dunia,” ujar Suwarno dengan mata berbinar.
Ia menilai pencapaian ini merupakan hasil konsistensi latihan, dukungan pelatih, serta doa keluarga dan masyarakat.
Santo dan Lyonel bukan nama asing di kancah bola basket Kalimantan Tengah. Keduanya telah mengoleksi prestasi dari berbagai kejuaraan tingkat daerah dan provinsi. Kini, mereka menatap peluang untuk menjadi bagian dari skuad Merah Putih yang akan berlaga di FIBA World Cup kelompok umur 15.
Tak ingin momen ini berlalu biasa-biasa saja, Suwarno menegaskan komitmennya sebagai Ketua Perbasi Kapuas dalam membina generasi muda.
“Kami terus membuka ruang pembinaan, dari sekolah hingga komunitas. Tujuannya jelas: Kapuas punya tempat dalam peta olahraga nasional,” tegasnya.
Sementara itu, kedua atlet muda itu menyampaikan rasa syukur dan optimisme jelang seleksi.
“Kami akan berikan yang terbaik, mohon doa masyarakat Kapuas agar kami bisa membawa nama daerah ini sampai ke panggung internasional,” ucap Santo dan Lyonel hampir bersamaan.
Mereka juga mengungkap bahwa selama persiapan, mereka mendapat pendampingan intensif dari pelatih dan pengurus Perbasi, termasuk latihan fisik, teknik, dan simulasi pertandingan.
Keikutsertaan Santo dan Lyonel di Seleknas bukan hanya kebanggaan pribadi, tapi juga simbol bahwa Kapuas memiliki potensi besar yang menunggu diasah. Generasi muda lain pun diharapkan terpacu untuk bermimpi tinggi lewat jalur olahraga. (ds)












