SUKAMARA – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sukamara, Wariyanto mengatakan bahwa keterbatasan jumlah perusahaan Padat Karya di Kabupaten Sukamara menimbulkan kekhawatiran mengenai cakupan lapangan pekerjaan yang dapat ditawarkan dalam Sukamara job fair 2025.
Wariyanto menjelaskan bahwa jumlah perusahaan penyedia lowongan pekerjaan yang turut berpartisipasi pada event Sukamara job fair 2025 sebanyak 10 perusahaan dengan jumlah lowongan pekerjaan yang tersedia sebanyak 552 lowongan pekerjaan.
Wariyanto menjelaskan untuk lowongan kerja lokal yang paling banyak dibuka ada di perusahaan besar sawit serta bekerja menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke Jepang yang dibuka oleh LPP Enter sebuah perusahaan yang menyelenggarakan pelatihan dan penyaluran TKI ke Jepang.
“Untuk di perusahaan lokal atau ada PBS banyak buka lowongan untuk bagian panen,” terang Wariyanto.
Kegiatan job fair yang baru pertama kali digelar di Kabupaten Sukamara ink diharapkan dapat menarik minat masyarakat untuk mencari pekerjaan sesuai dengan bidang keahlian, selain itu juga, Wariyanto menerangkan bahwa pihaknya juga menyediakan pelatihan pada saat kegiatan job fair berlangsung.
“Job fair 2025 ini baru pertama kami gelar, untuk kedepannya kami masih melihat antusiasme masyarakat terkait kegiatan yang akan kita gelar ini, kalau membludak, akan kami pertimbangkan dilaksanakan kembali tahun depan,” tukas Wariyanto. (enn)












