KASONGAN – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kodam XII/Tanjungpura (TPR), Komando Distrik Militer (Kodim) 1019/Katingan menggelar kegiatan bakti sosial donor darah, Senin (14/7/2025). Kegiatan ini berlangsung di Aula Gedung Salawah, Jalan Garuda, Kelurahan Kasongan Lama, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan.
Kegiatan donor darah tersebut juga dirangkaikan dengan video conference (vicon) bersama Panglima Kodam XII/TPR. Acara digelar serentak oleh jajaran Kodam XII/TPR sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama sekaligus memperkuat sinergi TNI dengan masyarakat.
Komandan Kodim 1019/Katingan, Letkol Inf Sulkifli, melalui Kepala Staf Kodim (Kasdim) Mayor Inf Selamet Dyanur menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kemanusiaan, khususnya dalam mendukung ketersediaan darah di wilayah binaan.
“Kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari rangkaian HUT Kodam XII/TPR yang dilaksanakan secara serentak di seluruh satuan. Ini menjadi kontribusi nyata TNI membantu Palang Merah Indonesia (PMI),” ujar Mayor Selamet dalam keterangannya.
Pelaksanaan kegiatan melibatkan sejumlah pihak, mulai dari PMI Kabupaten Katingan, RSUD Mas Amsyar, jajaran Forkopimda, hingga masyarakat umum. Hal ini menjadi bukti kuatnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga dalam mendukung program kemanusiaan.
Menurut Selamet, donor darah tidak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesehatan pendonor. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin dan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat.
“Setetes darah yang disumbangkan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Ini bukan hanya bentuk kepedulian, tapi juga menjadi bagian dari gaya hidup sehat,” tambahnya.
Ia juga mengajak masyarakat menjadikan momen peringatan HUT Kodam XII/TPR sebagai kesempatan untuk meningkatkan empati dan solidaritas sosial. Menurutnya, nilai kemanusiaan harus terus ditanamkan sebagai bagian dari karakter bangsa.
“Melalui kegiatan ini, kita harap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk berbagi. Karena dengan darah yang kita sumbangkan, kita tak hanya menyelamatkan nyawa, tapi juga membangun jiwa sosial yang lebih kuat,” tutup Selamet.
(Bitro)












