Tingkatkan Komunikasi Publik, PWI Sambangi Kepala Bandara Kuala Kurun

IST/BERITASAMPIT - Pengurus dan anggota PWI ketika foto bersama dengan Kepala Kantor UPBU Kuala Kurun, Taufik Rahman.

KUALA KURUN – Dalam rangka mempererat sinergi antara insan pers dan lembaga pelayanan publik, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas III Kuala Kurun, Kamis 17 Juli 2025.

Rombongan PWI dipimpin oleh Ketua Arham Said, didampingi sejumlah pengurus dan anggota. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Kepala Kantor UPBU Kuala Kurun, Taufik Rahman.

Dalam pertemuan yang berlangsung akrab, Taufik Rahman menyampaikan apresiasinya atas inisiatif PWI untuk membangun komunikasi yang lebih intensif dengan pihak bandara.

“Silaturahmi dari teman-teman pengurus dan anggota PWI ini sangat positif. Kami sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan media, khususnya dalam hal publikasi layanan dan penyampaian informasi yang akurat kepada masyarakat dan pada umumnya,” ujarnya.

Ketua PWI , Arham Said, menyatakan bahwa media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang benar dan mendidik, khususnya terkait pelayanan transportasi udara yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

“Melalui sinergi ini, kami berharap penyampaian informasi kepada masyarakat dapat semakin optimal, transparan, dan edukatif,” tutur Arham.

Dalam kesempatan itu, Taufik Rahman turut memaparkan jadwal penerbangan perintis tahun 2025 dari Bandara Kuala Kurun, dimanana untuk Kuala Kurun – Banjarmasin: Setiap Kamis pukul 08.10 WIB, dengan tarif tiket Rp 542.260, sedangkan Banjarmasin – Kuala Kurun: Setiap Kamis pukul 08.00 WITA, dengan tarif tiket Rp 636.590.

“Jadwal dan harga tiket pesawat ini dapat berubah sewaktu-waktu,” jelas Taufik, pria asal Tumbang Samba, Kabupaten yang sebelumnya bertugas di Papua.

Terkait wacana perubahan nama Bandara Sangkalemo menjadi Bandara Lasang Kilat, dia menyambut baik usulan tersebut. Menurutnya, perubahan nama bandara akan dibahas lebih lanjut antara Pemerintah Kabupaten dan DPRD setempat, dengan mempertimbangkan aspek legalitas dan administrasi.

baca juga ...  Guru Asal Gunung Mas Ukir Prestasi Dunia, Melaju ke China dengan Tarian Dayak

Taufik juga menjelaskan bahwa perpanjangan landasan pacu (runway) telah masuk dalam rencana induk pengembangan bandara. Namun, realisasinya masih bergantung pada tahapan perencanaan dan ketersediaan anggaran dari pemerintah pusat.

“Kami siap mendukung pengembangan fasilitas bandara, termasuk perpanjangan runway, sesuai dengan kapasitas dan prioritas pembangunan ,” tutupnya. (ale)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!