Gerindra: Jangan Hanya Andalkan Dana Transfer, Gali Sumber PAD

BITRO/BERITASAMPIT- Juru bicara Fraksi Gerindra, Genjadid Utomo, M.Psi.

KASONGAN – Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten menyoroti rendahnya capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam laporan pertanggungjawaban APBD tahun anggaran 2024. Realisasi PAD tercatat hanya mencapai 57,79 persen dari target yang telah ditetapkan.

Juru bicara Fraksi Gerindra, Genjadid Utomo, M.Psi, mengatakan rendahnya capaian tersebut mencerminkan masih lemahnya kemandirian fiskal Kabupaten . Menurutnya, ketergantungan daerah terhadap dana transfer dari pusat masih terlalu tinggi.

“Ini menunjukkan bahwa kapasitas fiskal daerah belum kuat. Pemerintah daerah harus segera mengambil langkah-langkah strategis untuk mengoptimalkan sumber-sumber PAD,” kata Genjadid dalam rapat paripurna DPRD, Selasa  22 Juli 2025.

Genjadid menjelaskan, beberapa potensi PAD seperti retribusi daerah dan pajak daerah perlu digarap lebih serius oleh pemerintah daerah. Selain itu, pengelolaan aset-aset daerah juga harus dilakukan dengan lebih produktif agar bisa menghasilkan pendapatan tambahan.

“Pemerintah perlu meningkatkan efektivitas pemungutan retribusi dan pajak daerah serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap potensi-potensi yang belum tergarap maksimal,” ujarnya.

Fraksi Gerindra juga mendorong adanya pembenahan sistem administrasi pendapatan dan peningkatan kapasitas aparatur di bidang pengelolaan PAD. Menurut mereka, tata kelola yang profesional akan berkontribusi terhadap peningkatan kemandirian fiskal.

“Kami ingin melihat adanya inovasi dalam penggalian PAD, termasuk pemanfaatan teknologi untuk mempercepat dan mempermudah proses administrasi,” tambah Genjadid.

Fraksi Gerindra menegaskan bahwa peningkatan PAD menjadi syarat mutlak untuk mengurangi ketergantungan terhadap dana pusat. Hal ini penting demi memastikan keberlanjutan pembangunan dan pelayanan publik di .

“Kami mendukung program-program pemerintah daerah, namun semua itu perlu ditopang oleh kemampuan fiskal yang kuat dari dalam daerah sendiri,” tutupnya.

(Bitro)

baca juga ...  Anggota DPRD Kalteng Soroti Program Cetak Sawah yang Tak Jelas Manfaatnya bagi Rakyat
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!