Kebijakan Transmigrasi Pusat, DPRD Kalteng: Saya Cenderung Dukung Transmigrasi Lokal

SYAUQI/BERITASAMPIT - Anggota DPRD Kalteng, Bambang Irawan saat diwawancarai awak media.

– Anggota (Kalteng), Bambang Irawan, menyatakan dukungannya terhadap program transmigrasi, namun lebih menekankan pentingnya memprioritaskan transmigrasi lokal dibandingkan mendatangkan penduduk dari luar daerah.

“Kita bukannya nggak nasionalis, tapi tetap Kalteng maupun daerah lain adalah bagian dari Indonesia. Terkait dengan program transmigrasi, kita lihat dulu, kan ada beberapa macam,” ujar Bambang,, Jumat 25 Jumat 2025.

Bambang menegaskan bahwa dirinya lebih condong mendukung transmigrasi lokal karena dinilai lebih relevan dengan kebutuhan dan konteks sosial di Kalteng.

“Nah, kalau saya cenderung mendukung transmigrasi lokal karena program transmigrasi itu orang-orang lokal lah yang bisa ambil peran bagian di situ,” katanya.

Menanggapi pernyataan Plt Sekretaris Daerah Kalteng yang menyebutkan komposisi ideal transmigrasi adalah 20 persen dari luar dan 80 persen lokal, Bambang menyatakan dukungannya.

“Ada statemen dari Plt Sekda, 20 persen luar, 80 persen lokal. Menurut saya, kita harus lebih besar 80 persen transmigrasi lokal. Kenapa? Transmigrasi lokal juga meningkatkan atau memberikan kehidupan lebih baik bagi masyarakat lokal,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa yang dimaksud masyarakat lokal bukan hanya suku Dayak, tetapi seluruh masyarakat yang telah lama tinggal dan menetap di Kalteng.

“Bicara masyarakat lokal bukan hanya masyarakat Dayak, malah masyarakat yang hidup di Kalteng selama ini,” ujarnya.

Menurut Bambang, program transmigrasi saat ini harus disesuaikan dengan karakteristik lokal agar benar-benar berdampak positif.

Bambang menegaskan bahwa mendukung prioritas transmigrasi lokal bukan berarti menolak pendatang dari luar, namun pemerintah harus lebih bijak dalam mengatur proporsinya.

“Kata Sekda, 20 persen luar, 80 persen lokal, saya dukung itu. Karena adanya prioritas bukan berarti kita tolak. Kita lihat program transmigrasinya. Jangan bikin program transmigrasi yang mendatangkan orang dari luar, tapi kan ada program transmigrasi lokal yang hanya masyarakat lokal Kalteng yang memang dialokasikan ke tempat transmigrasi,” pungkasnya.

baca juga ...  Jalan Hauling di Gunung Mas Capai 70 Persen, Ditargetkan Selesai Akhir 2025

(Syauqi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!