Gubernur Agustiar Dorong Optimalisasi Potensi Lokal untuk Kemandirian Ekonomi Daerah

IST/BERITASAMPIT - Ilustrasi buah dan biji kakao. Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran, mendorong optimalisasi potensi lokal seperti kakao di sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi daerah.

– Gubernur (Kalteng), H. Agustiar Sabran, menegaskan pentingnya mendorong kemandirian ekonomi daerah melalui pengelolaan potensi lokal secara optimal dan berkelanjutan.

Hal ini disampaikannya saat memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten di halaman Kantor Bupati, Selasa pagi, 5 Agustus 2025.

Dalam sambutannya, Gubernur mengungkapkan bahwa memiliki sumber daya alam yang melimpah dan keragaman budaya yang kaya, yang dapat menjadi modal utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika dikelola dengan benar dan berpihak kepada rakyat.

“Kopi, kakao, karet, rotan, dan ikan lokal adalah kekayaan . Namun kekayaan itu tidak akan berarti jika tidak dikelola oleh SDM yang unggul dan dengan sistem yang berpihak pada masyarakat,” ujar Agustiar.

Ia menyampaikan bahwa kemandirian ekonomi hanya dapat dicapai jika daerah tidak bergantung pada sektor-sektor ekstraktif semata, seperti pertambangan, melainkan memperkuat sektor-sektor produktif berbasis rakyat seperti pertanian, perikanan, perkebunan rakyat, dan industri kecil-menengah.

“Kita ingin dan daerah lainnya di Kalteng tidak hanya jadi penghasil bahan mentah. Kita ingin nilai tambahnya juga dinikmati oleh masyarakat lokal, melalui hilirisasi dan pengembangan usaha kecil,” tegasnya.

Agustiar juga menyampaikan bahwa tengah menyiapkan Program Prioritas Huma Betang Sejahtera sebagai bagian dari strategi membangun dari bawah, yang akan diluncurkan pada 2026.

Program ini akan mencakup bantuan teknis, permodalan, pelatihan SDM, dan pendampingan usaha berbasis potensi lokal.

“Kami ingin memastikan bahwa pembangunan ekonomi tidak hanya menyasar kota dan wilayah yang sudah berkembang, tetapi menyentuh , UMKM, dan komunitas adat. Pemerataan pembangunan adalah kunci keadilan sosial,” jelasnya.

Dalam konteks pengelolaan potensi lokal, Gubernur juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan budaya lokal.

Menurutnya, pembangunan ekonomi tidak boleh mengorbankan keseimbangan alam dan nilai-nilai kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun temurun.

“Kita harus belajar dari banyak daerah yang maju secara ekonomi tapi kehilangan jati dirinya. Di Kalteng, kita ingin maju tanpa tercerabut dari akar budaya kita,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur mengajak seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat untuk bergotong royong membangun ekonomi daerah yang tangguh, berkeadilan, dan berbasis kearifan lokal.

“Kemandirian ekonomi bukan sekadar angka pertumbuhan, tapi tentang bagaimana rakyat kita hidup lebih sejahtera, lebih berdaya, dan lebih percaya diri menghadapi masa depan. Itulah yang kita cita-citakan,” pungkasnya.

(Sya'ban)

baca juga ...  Warga Palangka Raya Temukan Tetangga Tewas Usai Tak Hadir di Pesta Pernikahan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!