Kadis PUPR Kobar: Tembok Belakang Taman Pangkalan Bun Park yang Roboh Segera Diperbaiki

IST/BERITASAMPIT - Ilustrasi Kang Maman.

PANGKALAN BUN – Tembok bagian belakang Taman PP (Pangkalan Bun Park), yang membatasi Taman PP dengan pemukiman warga Perum Pasir Panjang Permai Pasis Panjang Kecamatan Arut Selatan (Arsel) di Jalan HM. Rafi Pangkalan Bun, sudah hampir 3 bulan roboh, segera diperbaiki. Hal tersebut disampaikan Kadis PUPR Barat (Kobar) H. Muhammad Hasyim Muallim, saat dikonfirmasi,  Rabu 6 Agustus 2025.

“Karena lokasi di depan Gedung Serba Guna Anta Kusuma, pada jelang akhir tahun 2025 beberapa kegiatan pembangunan lanjutan penataan Pangkalan Bun Park terus digenjot, sekarang akses jalan keliling area plaza sampai rehab panggung dan pembuatan drainase dan kolam resistensi, serta sarana utilitas , ornament luar aula sudah tampak cantik,“ katanya.

Menurut HM. Hasyim Muallim, setelah semua prasarana pembangunan di kawasan bagian belakang Taman PP selesai, kemudian pekerjaan dilanjutkan dengan memperbaiki tembok bagian belakang Panggung.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada warga Perum Perumahan Pasir Panjang Permai dan juga kepada warga Masyarakat Kobar yang selama ini banyak membantu melaporkan berbagai informasi terkait dengan pembangunan infrastruktur lainnya. Karena kami dari Dinas PUPR tidak bisa bekerja sendiri tanpa bantuan dan dukungan penuh dari warga Masyarakat,“ ungkapnya.

Dijelaskan HM. Hasyim Muallim, kegiatan pembangunan di kawasan Taman PP yang sudah selesai dan sebagian masih dikerjakan adalah salah satu gerakan PUPR dalam menuntaskan penataan kawasan Pangkalan Bun Park.

“Ini bukti bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai  sarana tempat rekreasi dan di dalam kota Pangkalan Bun, seperti  Taman Pangkalan Bun Park yang menjadi salah satu obyek wisata kota, sehingga yang berkunjung ke Taman PP semakin meningkat, dan puluhan pelaku UMKM juga bisa meningkat pendapatannya,“ pungkasnya. (man)

baca juga ...  Cegah Paham Radikal, Ditpolairud Polda Kalteng Edukasi Warga Das Kumai tentang Bahaya Terorisme
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!