PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Barito Timur untuk mengambil peran aktif dalam menyukseskan program-program strategis nasional sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.
Hal ini ditegaskannya dalam sambutan saat memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Barito Timur, Selasa pagi, 5 Agustus 2025, di Halaman Kantor Bupati.
Menurut Gubernur, keberhasilan program pembangunan nasional sangat bergantung pada sinergi antara pusat dan daerah.
Ia menekankan bahwa kabupaten/kota harus menjadi pelaksana utama program-program prioritas negara dengan dukungan yang kuat dari masyarakat.
“Kita tidak bisa berdiri sendiri. Kalteng harus menjadi bagian penting dalam menyukseskan program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), penurunan stunting, Sekolah Rakyat, dan penguatan koperasi rakyat. Semua itu bukan hanya program pusat, tapi kebutuhan masyarakat kita sendiri,” tegas Agustiar.
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan bahwa pemerintah daerah, termasuk Barito Timur, perlu menyiapkan diri untuk menyambut era Indonesia Emas 2045.
Ia mengingatkan bahwa tahun 2045 bukanlah waktu yang lama, dan kesiapan itu harus dimulai sejak sekarang melalui penguatan pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, dan pemberdayaan ekonomi lokal.
“Indonesia Emas 2045 bukan sekadar cita-cita di atas kertas. Itu target nyata. Maka kita harus siapkan pondasinya sekarang, dari desa, dari sekolah, dari rumah tangga,” ujarnya.
Gubernur juga menekankan pentingnya memperkuat ketahanan sosial dan budaya di tengah arus perubahan global.
Ia menyebut bahwa pembangunan yang hanya fokus pada aspek fisik tanpa memperhatikan nilai-nilai kearifan lokal akan menghasilkan masyarakat yang rapuh secara sosial.
“Kita punya filosofi Huma Betang, semangat Lewu Hante, dan nilai manggatang utus. Inilah modal sosial kita untuk membangun masyarakat yang kuat, toleran, dan produktif,” tambahnya.
Dalam konteks Barito Timur, Gubernur menyoroti letak geografis kabupaten tersebut yang strategis karena berbatasan langsung dengan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Ia menyatakan bahwa daerah ini akan menjadi pintu gerbang pergerakan ekonomi dan mobilitas manusia di masa depan, sehingga perlu disiapkan dengan serius.
“Barito Timur harus jadi wajah depan Kalimantan Tengah. Kalau tidak kita siapkan dari sekarang, kita hanya akan jadi penonton di rumah sendiri,” tegasnya.
Agustiar juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalteng akan meluncurkan Program Huma Betang Sejahtera mulai tahun 2026, yang dirancang untuk memperkuat pembangunan dari desa dengan pendekatan kolaboratif dan berbasis kebutuhan lokal.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur kembali mengajak semua pihak, dari pemerintah daerah hingga masyarakat akar rumput, untuk bergandengan tangan menyukseskan pembangunan menuju Kalteng yang Berkah, Maju, dan Bermartabat.
“Tahun 2045 tinggal dua dekade lagi. Apa yang kita kerjakan hari ini akan menentukan siapa kita besok. Mari kita bergerak bersama, demi masa depan anak cucu kita,” pungkasnya.
(Sya'ban)












