SAMPIT – Pengamat hukum dan politik di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Bambang Nugroho menyebut pucuk pimpinan Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Kotim saat ini memang harus benar-benar memiliki peran dan kemampuan dalam rangka membawa Golkar ke arah lebih maju.
Pasalnya kursi Golkar di legislatif setiap periode mampu mengunci jatah unsur pimpinan, namun sayang ketika maju ke kepala daerah Golkar seakan tidak memiliki kader yang potensial untuk dijual.
Bambang menilai Golkar harus punya gebrakan, sejumlah nama punya nilai jual yang tinggi dan memiliki kemampuan dalam memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut.
Ia menilai sosok itu ada pada Siyono, yang merupakan salah satu figur layak diperhitungkan untuk memimpin DPD Partai Golkar Kotim pada periode mendatang.
Menurut Bambang, rekam jejak Siyono mantan birokrat kemudian berani terjun ke dunia politik tentunya modal yang jarang dimiliki sosok lain.
Siyono kata dia dalam memimpin dan berinteraksi dengan masyarakat sudah tidak diragukan lagi dan menjadi modal penting untuk membawa Partai Golkar semakin berkembang di daerah.
Pengalaman yang dimilikinya selama menjabat sebagai lurah, hingga camat dinilai telah membentuk kapasitas kepemimpinan yang kuat dan teruji.
“Kalau berbicara soal kepemimpinan, saya kira Siyono sudah cukup teruji. Pengalaman yang dimilikinya menjadi bekal yang sangat berharga untuk mengelola organisasi politik sebesar Golkar,” ujarnya, Rabu 17 Juni 2026.
Bambang menambahkan, keberanian Siyono meninggalkan jabatannya sebagai Camat untuk maju dalam Pilkada Kotim beberapa waktu lalu menunjukkan komitmen dan keseriusannya dalam mengabdikan diri kepada masyarakat melalui jalur politik.
Meski saat itu belum berhasil meraih kemenangan, Bambang menilai langkah tersebut justru membuktikan bahwa Siyono memiliki daya tarik politik yang cukup kuat. Hal itu terlihat dari besarnya simpati dan dukungan masyarakat yang berhasil diraihnya selama proses Pilkada berlangsung.
“Walaupun keberuntungan belum berpihak pada Pilkada lalu, beliau mampu menunjukkan kapasitasnya sebagai tokoh yang diterima masyarakat. Tidak semua orang bisa mendapatkan simpati publik dalam waktu yang relatif singkat,” katanya.
Lebih lanjut, Bambang menilai kemampuan memimpin menjadi faktor utama yang harus dimiliki calon Ketua Golkar Kotim. Menurutnya, tantangan politik ke depan membutuhkan sosok yang mampu menyatukan kader, memperkuat konsolidasi partai, dan memperluas dukungan masyarakat.
“Menurut saya, Siyono merupakan sosok yang sangat tepat untuk memimpin Golkar Kotim. Selain memiliki pengalaman kepemimpinan, beliau juga dikenal luas oleh masyarakat, memiliki kredibilitas yang baik, serta kapabilitas yang tidak perlu diragukan lagi,” tegasnya. (Nardi)












