PALANGKA RAYA – PT Bank Kalteng mengakui beberapa rekening nasabah ikut diblokir Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam kebijakan pemblokiran rekening dormant yang diterapkan beberapa waktu lalu.
Plt Direktur Utama PT Bank Kalteng, Maslipansyah, mengatakan belum mengetahui secara pasti jumlah rekening yang terdampak.
“Datanya saya tidak hafal, tetapi memang ada beberapa, namun saya tidak mengetahui data pastinya, karena pihak IT masih menangani itu,” ujarnya usai menghadiri kegiatan PKKMB di Halaman Gedung Rektorat Universitas Palangka Raya, Senin, 11 Agustus 2025.
Meski demikian, Maslipansyah memastikan rekening dormant yang diblokir akan dibuka kembali, menyusul kebijakan terbaru PPATK setelah menuai kritik publik.
“Pelan-pelan sudah mulai dibuka lagi (pemblokiran rekening), kami akan pastikan lagi. Ada beberapa, saya minta tolong direktur terkait untuk menginformasikan progres penyelesaian ini,” kata dia.
Ia menegaskan pelayanan kepada masyarakat tidak akan terganggu dan sampai saat ini belum ada aduan resmi dari warga terkait pemblokiran tersebut.
“Bank ini kan tumbuh dari kepercayaan masyarakat, hal-hal seperti ini harus kami pastikan, karena kami tidak ingin kepercayaan masyarakat terhadap bank luntur. Maka dari itu kami akan pastikan lagi,” ujarnya.
(Syauqi)












