Baru 31 Posbankum Terbentuk, Genjot Layanan hingga

IST/BERITASAMPIT - Wakil Gubernur H. Edy Pratowo di ruang kerjanya saat mengikuti secara virtual Webinar Percepatan Pembentukan Posbankum dan Kelurahan se-Kalteng, Senin pagi, 11 Agustus 2025.

– Pemerintah Provinsi (Pemprov) (Kalteng) menargetkan setiap dan kelurahan memiliki Pos Bantuan (Posbankum) sebagai bagian dari upaya memperluas akses keadilan bagi masyarakat.

Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo mengatakan, keberadaan Posbankum menjadi sarana penting untuk menjamin kesetaraan dalam memperoleh layanan .

Fasilitas ini diharapkan mampu menjangkau wilayah-wilayah yang jauh dari pusat pelayanan .

“Posbankum adalah instrumen untuk membangun sistem yang inklusif dan berkeadilan. Ini sejalan dengan prioritas Asta Cita Presiden untuk memperkuat akses keadilan bagi semua,” ujarnya dari ruang kerjanya saat mengikuti secara virtual Webinar Percepatan Pembentukan Posbankum dan Kelurahan se-Kalteng, Senin pagi, 11 Agustus 2025.

Berdasarkan data Badan Pembinaan (BPHN), saat ini baru 31 Posbankum terbentuk dari total 1.574 dan kelurahan di Kalteng.

Edy menilai capaian tersebut masih jauh dari target, namun menjadi motivasi untuk mempercepat pembentukan melalui sinergi lintas sektor.

Ia juga mengajak masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Posbankum, baik untuk memperoleh pendampingan maupun memahami hak-hak yang dimiliki sebagai warga negara.

“Kita ingin semua warga tahu dan paham , bukan hanya saat berhadapan dengan masalah,” tegasnya.

meyakini percepatan pembentukan Posbankum akan menjadi langkah strategis untuk memperkuat kepastian , melindungi hak warga, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Kegiatan webinar tersebut diikuti unsur Forkopimda Provinsi, Bupati/Wali Kota, Penjabat Bupati, Camat, Kepala , dan Lurah se-Kalteng.

Wakil Gubernur turut didampingi Staf Ahli Gubernur Bidang , , dan H. Darliansjah serta kepala perangkat daerah terkait.

(Sya'ban)

baca juga ...  Ambulans Terjebak Lumpur di Murung Raya, Pasien Tertahan! PUPR Kalteng: Sudah Koordinasi dengan BPJN
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!